Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Komplotan Rampok Satroni Toko Alfamart di Jalur Selatan

Senin 21 Jan 2019 17:36 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Fernan Rahadi

Perampokan

Perampokan

Komplotan berhasil menggondol uang senilai Rp 40 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Toko Alfamart yang berlokasi di jalan raya Desa Tambak Kecamatan Tambak Kabupaten Tambak, menjadi korban perampokan, Senin (21/1) pagi. Perampokan dilakukan komplotan yang diperkirakan berjumlah lima orang, dengan menggunakan mobil Suzuki APV berwana merah marun. Bahkan aksi komplotan ini juga terekam kamera CCTV yang dipasang pihak Alfamart.

''Kita masih melakukan penyelidikan kasus ini. Kita juga sudah berkoordinasi dengan polres lainnya mengenai kemungkinan mobil yang mereka gunakan melintas di wilayah polres lain,'' jelas  Kasat Reskrim Polres Banyumas AKP Gede Yoga Sanjaya, mewakili Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun.

Dalam kasus perampokan tersebut, komplotan tersebut tidak membawa barang-barang yang dijual di toko tersebut. Namun berhasil menggondol uang senilai Rp 40 juta hasil penjualan barang, yang tersimpan di brankas toko. 

Kapolsek Tambak AKP Embar Yuliono, kasus perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 05.56. ''Toko Alfamart itu memang merupakan toko yang buka 24 jam, karena posisinya memang strategis berada di pinggir jalan raya Bandung-Yogyakarta,'' katanya.

Meski kondisi jalan di depan toko sudah cukup ramai, namun Kapolsek menyebutkan, kondisi toko masih sepi. Demikian juga kondisi pelayan toko dalam kondisi lelah, karena habis menjaga toko semalam sebelumnya. Saat itu, toko hanya ditunggu dua karyawan terdiri dari Tofik (30) dan Wiljanto (24).

Dalam rekaman CCTV, diperlihatkan saat melakukan aksi perampokan ada empat orang anggota komplotan yang memasuki toko. Sedangkan seorang lainnya, bertugas sebagai sopir dalam posisi siap kabur.

Keempat orang yang memasuki toko, tiga orang menggunakan senjata tajam berbagai jenis, dan seorang lainnya mengacungkan senjata mirip pistol. Setelah menodong karyawan yang berjaga, mereka memaksa untuk membuka brankas toko dan menyerahkan uangnya. ''Kejadiannya berlangsung cepat. Sepertinya, mereka sudah profesional melakukan aksi perampokan,'' jelasnya.  

Usai melakukan aksi perampokan, para pelaku tersebut langsung berjalan ke luar toko dan langsung masuk mobil APV yang sudah siap kabur. ''Dengan menggunakan mobil itu, kawanan ini kabur ke arah barat (Bandung),'' jelasnya. 

Selain di Tambak, diperoleh informasi kasus perampokan serupa juga terjadi di jalan raya Gombong Kabupaten Kebumen. Bahkan dalam kasus di Gombong ini, soorang pelaku sempat memukul salah satu penjaga toko hingga bagian dahinya terluka. Diperkirakan, kasus perampokan Alfamart di Banyumas dan Gombong dilakukan oleh komplotan yang sama.

Kasubbag Humas AKP Suparno mewakili Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, aksi tersebut dilakukan oleh empat orang anggota komplotan. Sedangkan senjata yang digunakan, juga ada yang menggunakan senjata tajam dan benda berupa pistol.

Dalam kejadian tersebut, komplotan perampok berhasil membawa kabur uang senilai Rp 28 juta dan beberapa slop rokok. ''Petugas masih melakukan penyelidikan, dengan sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi,'' ujarnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA