Selasa, 15 Syawwal 1440 / 18 Juni 2019

Selasa, 15 Syawwal 1440 / 18 Juni 2019

6.000 Pohon Langka akan Hijaukan Ruas Tol Cipali

Rabu 23 Jan 2019 17:53 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Dwi Murdaningsih

Jajaran petinggi pemegang konsesi Tol Cikopo-Palimanan, PT Lintas Marga Sedaya bersama grup Astra, kick off tanam pohon langka di area kantor LMS, di Kabupaten Subang, Rabu (23/1).

Jajaran petinggi pemegang konsesi Tol Cikopo-Palimanan, PT Lintas Marga Sedaya bersama grup Astra, kick off tanam pohon langka di area kantor LMS, di Kabupaten Subang, Rabu (23/1).

Foto: Republika/Ita Nina Winarsih
LMS menggandeng LIPI untuk mengembangkan taman pranaraksa di ruas tol.

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG -- PT Lintas Marga Sedaya (LMS), merupakan pemegang konsesi ruas Tol Cipali akan menghijaukan jalur bebas hambatan itu. Akan ada 6.000 batang pohon yang ditanam di sepanjang jalan tersebut. Bahkan, perusahaan swasta itu menggandeng LIPI untuk mengembangkan taman pranaraksa.

Komisaris Utama PT LMS Wiwiek D Santoso, mengatakan, saat ini Cipali sudah 'hijau'. Namun, jumlah pohonnya dinilai masih kurang. Sebab, masih banyak lahan kosong yang belum termanfaatkan dengan baik. Karena itu, LMS bersama dengan grup Astra fokus pada penghijauan jalur bebas hambatan yang terbentang dari Cikopo (Purwakarta) sampai Palimanan (Cirebon).

"Untuk menghijaukan Cipali, kita akan tanam sedikitnya 6.000 pohon buah dan bunga," ujar Wiwiek, kepada Republika.co.id, Rabu (23/1).

Dengan penghijauan ini, lanjutnya, diharapkan bisa berdampak positif terhadap para pengendara yang melintasi jalur ini. Selain itu, pepohonan ini bisa menyerap polusi yang terjadi di udara akibat dari pembakaran mesin kendaraan.

Untuk itu, ada lima fase tahapan yang akam dilalui untuk menuju Cipali hijau. Fase pertama, yang hari ini dilakukan yakni penanaman pohon di area pranaraksa center di lantor LMS Subang.

Fase selanjutnya, yaitu membuat bank bibit. Kemudian, bank pohon. Tahap, selanjutnya pepohonan itu masuk data base dan dokume tasi. Lalu, fase terakhir area hutan itu menjadi pusat keanekaragaman hayati. Sebab, pepohonan yang akan ditanam ini merupakan pohon buah yang langka serta bunga.

Misalnya, pohon sirsak rowo, sawo kecik, kawista, cempedak, jambu bol, sawo citali, rambutan parakan, matoa, jamblang merah, dan jambu mete. Sedangkan, pohon jenis bunganya yaitu tabebuya, bougenvillle, dan lainnya.

"Karena kita bersinergi dengan Astra grup, maka penghijauan ini akan merujuk pada trade mark Astra. Kedepan, Cipali tak hanya hijau, melainkan akan kita hutankan," ujar Wiwiek.

Sementara itu, Head of Environment and Social Responsibility Division PT Astra Internasional Tbk, M Riza Deliansyah, mengatakan, memelihara lingkungan, khususnya di daerah pembangunan Cipali, dengan cara menanam pohon bisa mengurangi dampak pemanasan global. Karena itu, pepohonan yang akan ditanam ini nantinya bisa memberi manfaat yang luar biasa.

"Tak hanya menyerap zat beracun dari gas karbon monoksida dan belerang dioksida, pepohonan ini bisa mencegah banjir dan tanah longsor," ujar Riza.

 

berita menarik lainnya: Bandara Soedirman Diharapkan Miliki Desain Tradisional

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA