Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Pemprov NTB Minta Harga Tiket Pesawat Diturunkan

Kamis 31 Jan 2019 12:26 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Ani Nursalikah

Sejumlah penumpang bersiap menaiki pesawat di Bandara Lombok International Airport (LIA) di Praya, NTB.

Sejumlah penumpang bersiap menaiki pesawat di Bandara Lombok International Airport (LIA) di Praya, NTB.

Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
NTB sedang berjuang memulihkan sektor pariwisata pascagempa.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mengirimkan surat kepada pemerintah pusat untuk meminta kebijakan khusus bagi tarif pesawat ke Lombok, NTB.

Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah NTB Rosiady Sayuti di Mataram, NTB, Rabu (30/1). Rosiady mengatakan, tingginya harga tiket pesawat sangat berdampak bagi sepinya kunjungan wisatawan ke Lombok.

"Pekan ini (surat akan dikirim), terkait perbanyak harga promo atau penurunan harga tiket pesawat, terutama rute Jakarta-Lombok," ujar Rosiady.

Selain penurunan harga tiket pesawat, Pemprov NTB juga meminta maskapai dalam negeri, Garuda Indonesia dan Citilink tidak mengurangi frekuensi penerbangan ke Lombok. "Kami juga berusaha mencegah pengurangan frekuensi, sekarang Garuda kurang sekali," kata Rosiady.

Rosiady memahami manajemen maskapai tentu memiliki pertimbangan bisnis dalam menaikan harga tiket pesawat. Namun, dia meminta adanya perlakuan khusus bagi NTB yang sedang berjuang dalam pemulihan sektor pariwisata pascagempa yang melanda wilayah ini pada tahun lalu.

"Kita berharap maskapai milik negara, Garuda dan Citilink bisa berempati terhadap dunia pariwisata di NTB pascagempa dengan memperbanyak tiket harga promo atau penurunan harga tiket pesawat," kata Rosiady.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA