Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Pemkot Bandung Siapkan Dua Lahan Aset Jadi Kawasan Komersil

Selasa 26 Feb 2019 21:44 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Muhammad Hafil

Wali Kota Bandung Oded M Danial menyampaikan sambutan pada acara Muhasabah Akhir Tahun, di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Senin (31/12).

Wali Kota Bandung Oded M Danial menyampaikan sambutan pada acara Muhasabah Akhir Tahun, di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Senin (31/12).

Foto: Republika/Edi Yusuf
Pemkot Bandung juga telah mengkaji dan menilai dua lahan tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengatakan, pembangunan kawasan komersil di atas lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus memiliki kemanfaatan bagi warga Kota Bandung. Penegasan tersebut terkait dengan dua lahan milik Pemkot Bandung di Jalan Jakarta dan Jalan Pengairan Derwati yang bakal dijadikan kawasan komersil.

Seperti diketahui, Pemkot Bandung melalui PT. Bandung Infra Investama (BII)  akan membangun di dua kawasan tersebut.

"Pesan kami sebagai pemilik, yang namanya perusahaan daerah itu kan filosofinya adalah pelayanan publik. Jadi tidak semata-mata mendapatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Kebijakannya, kalau pun mempunyai program yang bersifat komersial, kita tetap meminta subsidi silang untuk program sosialnya. Itu harus dilakukan,” kata Oded, Selasa (26/2).

Oded mengungkapkan, Pemkot Bandung juga telah mengkaji dan menilai dua lahan tersebut. Penilaian melibatkan beberapa Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Kedua lokasi tersebut di Jalan Derwati, tepatnya di Jalan Pengairan, Kelurahan Derwati Kecamatan Rancasari  dengan luas 34.418 m². Lokasi kedua di Jalan Jakarta dengan luas 28.035 m².

Hasil penilaian tersebut akan berpengaruh terhadap besarnya penyertaan modal dalam pengembangan di atas kawasan tersebut. Semakin tinggi nilai lahan, maka akan semakin menguatkan penyertaan modal Pemkot Bandung.

"Apprasial ini sebagai pembanding yang dilakukan sesuai permintaan dari Pansus. Dari dua lokasi, hasil perhitungan tidak jauh beda, kalau Jalan Jakarta itu lebih rendah dan Derwati lebih tinggi," ujar Oded.

"Berikutnya apprasial ini sebagai dasar persyaratan perjalanan pansus XI tentang Pernyataan Modal. Maka kita serahkan ke dewan," katanya. 

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA