Tuesday, 19 Rajab 1440 / 26 March 2019

Tuesday, 19 Rajab 1440 / 26 March 2019

Harga Cabai Merah dan Bawang Putih di Pasar Sukabumi Naik

Kamis 14 Mar 2019 23:18 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Dwi Murdaningsih

Pedagang mengupas kulit bawang putih di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Pedagang mengupas kulit bawang putih di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Foto: Antara/Astrid Faidlatul Habibah
Pasokan sayur ke pasaran di Sukabumi mengalami penurunan.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Komoditas cabai merah dan bawang putih di pasar tradisional Kota Sukabumi mengalami kenaikan harga. Kondisi tersebut diakibatkan menurunnya pasokan sayuran tersebut ke pasaran.

Baca Juga

"Komoditas cabai merah keriting di Kota Sukabumi pekan ini mengalami kenaikan harga sebesar 9 persen atau sebesar Rp 2 ribu per kilogram,’’ ujar Kepala Diskop Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (UKM-PP) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna, Kamis (14/3).

Pada pekan lalu harganya masih Rp 22 ribu per kilogram. Kini harganya naik menjadi Rp 24 ribu per kilogram. Harga cabai merah biasa kata Ayep juga mengalami kenaikan harga sebesar 10 persen atau sebesar Rp 2 ribu per kilogram. Harga pekan lalu sebesar Rp 22 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

Selanjutnya ungkap Ayep, komoditi bawang putih impor mengalami kenaikan harga sebesar 27,2 persen atau sebesar Rp 6 ribu per kilogram. Harga bawang putih pada pekan lalu Rp 22 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 28 ribu per kilogram.

Faktor yang menjadi penyebab terjadinya kenaikan harga ketiga komoditi tersebut lanjut Ayep akibat pasokan sayuran itu mengalami penurunan. Sehingga mengakibatkan harga ketiga komoditi tersebut terkoreksi naik.

Sedangkan harga barang-barang pokok dan barang-barang penting strategis lainnya di Kota Sukabumi masih stabil. Sebabnya fluktuasi harganya pun masih dalam batas kewajaran.

Misalnya komoditi beras premium Rp 12 ribu per kilogram, beras medium Rp 9.200 per kilogram, beras termahal Rp 12.500 per kilogram, dan beras termurah non Bulog Rp 9 ribu per kilogram. Selain itu gula pasir Rp 11.500 per kilogram, minyak goreng dalam kemasan Rp 13.750 per liter, minyak goreng curah Rp 11 ribu per liter, dan minyak goreng dalam kemasan sederhana Rp 13 ribu per liter.

Ayep menuturkan, stok barang-barang kebutuhan pokok dan barang-barang penting strategis lainnya di Kota Sukabumi cukup tersedia. Hal ini menunjukkan penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA