Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

BMKG Akan Tambah Alat Sensor Tsunami

Jumat 01 Mar 2019 02:00 WIB

Rep: Bayu adji/ Red: Muhammad Hafil

Bencana tsunami (ilustrasi).

Bencana tsunami (ilustrasi).

Foto: Dok Republika.co.id
Alat pendetektor tsunami saat ini kurang memadai.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan menambah ratusan alat pendeteksi gempa dan tsunami di seluruh wilayah Indonesia. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, alat pendeteksi yang ada saat ini sangat kurang untuk memantau seluruh wilayah Indonesia.

"Kita juga akan memasang, melengkapi sensor. Sensor kita masih sangat kurang dari ideal," kata dia di Jakarta, Kamis (28/2).

Ia menambahkan, tahun ini pemerintah akan menggelontorkan dana untuk pemasangan sensor, mulai dari seismograf, tide gauge, hingga buoy tsunami. Menurut dia, semua akan dipasang untuk meningkatkan sistem peringatan dini tsunami.

 Meski begitu, Rahmat menjelaskan, BMKG belum mengetahui jumlah dana yang akan dikeluarkan. Semua itu, lanjut dia, masih dalam tahap perencanaan.

 "Tapi yang jelas akan ada ratusan sensor yang akan tepasang. Tide gauge mungkin ada 20-30 buah, termasuk juha sistem peringatan dini tsunami akibat longsor dan erupsi gunung api," kata dia.

Menurut dia, alat-alat itu direncanakan mulai dipasang pada 2019 hingga tiga tahun ke depan. Dengan begitu, sistem peringatan dini dapat maksimal bekerja memberikan informasi kepada masyarakat.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA