Saturday, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Saturday, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Bantuan untuk Korban Banjir Bantul Terus Berdatangan

Kamis 21 Mar 2019 22:42 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Esthi Maharani

Warga melintasi genangan banjir di jalan Parangtritis, Donotirto, Kretek, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (18/3/2019).

Warga melintasi genangan banjir di jalan Parangtritis, Donotirto, Kretek, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (18/3/2019).

Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah
Korban banjir dan longsor yang terjadi di Bantul masih membutuhkan bantuan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Korban banjir dan longsor yang terjadi di Bantul, DI Yogyakarta, masih membutuhkan bantuan. Tidak hanya kebutuhan akan air bersih, logistik seperti makanan, obat-obatan dan perlengkapan untuk membersihkan rumah dari lumpur dan sampah juga masih dibutuhkan.

Untuk itu, PT Angkasa Pura (Persero) menyalurkan bantuan yang sudah dimulai sejak 20 Maret kemarin. Penyaluran ini didasarkan atas Surat Menteri BUMN perihal Tanggap Bencana Banjir Bantul.

"Tahap satu penyaluran bantuan telah dilaksanakan pada 20 maret dengan total bantuan senilai Rp 91.952.650," kata General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta,Agus Pandu Purnama dalam keterangan resminya, Kamis (21/3).

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan sembako dan peralatan masak. Penampungan air untuk distribusi air bersih serta peralatan untuk membersihkan rumah warga dari lumpur dan sampah akibat banjir juga disalurkan.

Pandu menjelaskan, sebelum menyalurkan bantuan pihaknya melakukan survei dan pengumpulan informasi terlebih dahulu. Hal ini tentunya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Bantul.

"Koordinasi terkait kebutuhan dan bantuan yang diperlukan oleh warga terkena bencana," uajr Pandu.

Selain itu, pihaknya juga membentuk Tim Tanggap Darurat Bencana Alam PT Angkasa Pura 1 (Persero). Tim ini nantinya yang akan sigap siaga terhadap kemungkinan bencana yang terjadi di DIY.

Tidak hanya bencana banjir di Bantul, namun siap siaga untuk kemungkinan bencana alam lainnya di seluruh wilayah DIY yang tidak dapat dihindarkan. "Namun tentunya kami berharap kondisi di Yogyakarta akan selalu maan dan kondusif," kata Pandu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA