Monday, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Monday, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

200 Rumah di Makassar akan Mendapatkan Listrik Gratis

Ahad 24 Mar 2019 22:35 WIB

Rep: Intan pratiwi/ Red: Dwi Murdaningsih

Sebanyak 18 unit rumah warga RW 013 Kampung Bantarjati Atas, Kelurahan Bantarjati, Kota Bogor, Ahad (2/12) telah dipasang listrik subsidi. Dari pantauan Republika, Selasa (4/12), belum ada penambahan pemasangan listrik mandiri di wilayah tersebut.

Sebanyak 18 unit rumah warga RW 013 Kampung Bantarjati Atas, Kelurahan Bantarjati, Kota Bogor, Ahad (2/12) telah dipasang listrik subsidi. Dari pantauan Republika, Selasa (4/12), belum ada penambahan pemasangan listrik mandiri di wilayah tersebut.

Foto: Republika/Imas Damayanti
Listrik gratis bagian dari CSR PLN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 200 Rumah di Kota Makassar akan mendapat sambungan listrik gratis dari PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar.

Penyambungan dilaksanakan secara simbolis oleh General Manager Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi Suroso Iskandar di Taman Pakui Sayang Kota Makassar, Ahad (24/3) dengan daya 450 VA melalui program CSR PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Bambang Yusuf mengatakan, PLN UIW Sulselrabar menjadi pionir yang menginisiasi dan memberikan bantuan penyambungan listrik gratis pertama di Sulawesi.

"Sasaran program ini adalah masyarakat tidak mampu dan yang menyambung listrik langsung dari jaringan PLN di Kota Makassar dan Kabupaten sekitarnya," kata Bambang.

"Hingga saat ini telah tersambung 4 rumah tangga miskin di Kota Makassar dan Kabupaten sekitarnya," tutur Bambang Ahad (24/3).

Salah satu pelanggan yang disambung listriknya secara gratis, Siti Maemunah (warga Jl. Nusantara Baru) menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada PLN karena program tersebut.

Keluarga yang menyambung dengan levering (sambung langsung) membayar lebih mahal dibandingkan keluarga yang tersambung listriknya langsung ke PLN. Sebagai contoh, keluarga yang menyambung listrik secara langsung menghabiskan biaya kurang lebih Rp. 40 ribu per bulannya, sedangkan apabila menggunakan listrik PLN dengan daya 450 VA pelanggan hanya membayar kurang lebih Rp 30 ribu.

Selain menghemat Rp 10 ribu, pelanggan juga dapat lebih banyak menggunakan peralatan listrik seperti lampu, pemasak nasi, televisi, dan setrika.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA