Senin, 15 Safar 1441 / 14 Oktober 2019

Senin, 15 Safar 1441 / 14 Oktober 2019

Banten Bertekad Rebut Kembali Juara Umum MTQ Nasional

Selasa 26 Mar 2019 00:17 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Andi Nur Aminah

Gubernur Banten Wahidin Halim

Gubernur Banten Wahidin Halim

Foto: Alkhaledi Kurnialam/Republika
Gubernur Banten kecewa tak bisa mempertahankan gelar Juara umum MTQ pada tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim mengungkapkan kafilah (kontingen) Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) siap merebut kembali gelar juara umum MTQ nasional pada kompetisi selanjutnya. Dia mengaku kecewa tidak bisa mempertahankan gelar Juara umum MTQ pada tahun lalu.

"Saya bilang sekarang, MTQ selanjutnya saya akan rebut lagi itu juara umum dari Jakarta," ucap Wahidin Halim saat memberi sambutan di pembukaan gelaran MTQ XVI tingkat Provinsi Banten, di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Tangerang Kota, Senin (25/3).

Baca Juga

Menurutnya, Provinsi Banten yang terkenal dengan daerahnya yang agamis dan penuh dengan nilai Islam. Seharusnya bisa memenangkan kompetisi yang sangat sesuai dengan nilai yang sudah kental di Banten.

Dalam sambutannya itu, dia meyakinkan kepada Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Yamin dan warga Banten yang menghadiri pembukaan MTQ XVI Provinsi Banten, bahwa gelaran MTQ yang akan dimulai esok ini juga merupakan tahap persiapan untuk mengasah para kafilah MTQ Banten mrnghadapi kompetisi tingkat Nasional. "Masa kita yang dikenal sebagai Provinsi sejuta Santri, Sejuta Ulama bisa kalah dengan Jakarta yang secara kondisi tempat hiburannya banyak," ujar Wahidin.

Wahidin juga mengingatkan, gelaran MTQ ini juga merupakan pengingat setiap orang untuk lebih gemar membaca Alquran, di tengah kondisi umat saat ini yang cenderung meninggalkan Alquran. "Dengan MTQ ini semoga kita jadi lebih sering membaca Alquran. Kegiatan kita saat ini sudah membawa kepada hedonnisme. Teknologi sudah membawa kita jauh dari Alquran, tidak  lagi mampu menjadikan ayat Alquran sebagai pedoman hidup keseharian. Kalau sudah ada bencana saja, baru kita sadar," tutur Wahidin. 
 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA