Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Pemkab Bandung Minta Warga Waspada Teroris

Jumat 05 Apr 2019 20:43 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Esthi Maharani

Suasana di Kampung Pulo RT 01 RW 07, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung terpantau normal seperti biasa. Pemilik salah satu kosan, Ikke Solihat membenarkan pada Kamis (28) dilakukan penangkapan terduga teroris di kontralannya, Senin (1/4).

Suasana di Kampung Pulo RT 01 RW 07, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung terpantau normal seperti biasa. Pemilik salah satu kosan, Ikke Solihat membenarkan pada Kamis (28) dilakukan penangkapan terduga teroris di kontralannya, Senin (1/4).

Foto: Republika/Fauzi Ridwan
Warga diminta waspada dan antisipasi terhadap kehadiran orang baru di wilayahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG - Dua terduga teroris ditangkap tim detasemen khusus (Densus) 88 mabes polri di Desa Bojong Malaka dan Desa Sindangpanon, Kabupaten Bandung beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Bandung untuk melakukan antisipasi dan pencegahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana meminta jajaran aparat kewilayahan seperti ketua rukun tetangga (RT) dan ketua rukun warga (RW) untuk waspada dan antisipasi terhadap kehadiran orang baru di wilayahnya.

"Imbauan kepada RT dan RW untuk mengecek tiap warga yang baru tinggal di lingkungannya. Cek pindahnya dari mana," ujarnya saat ditemui di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (5/4).

Ia mengungkapkan, meski tidak bisa menghilangkan keberadaan teroris di Kabupaten Bandung. Namun, menurutnya pihaknya terus berupaya meminimalisasi keberadaan jaringan teror. Selain itu, kerja pencegahan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah namun tugas bersama masyarakat.

"Kita tugasnya bersama soal teroris, tidak bisa ditangani aparat saja," katanya. Dia mengatakan, RW dan RT bisa berkoordinasi dengan babinsa maupun bhabinkamtibmas di lingkungannya masing-masing.

Diriny pun menyebut jika saat ini sudah mempunyai tim satgas cegah dini. Sebagai bagian antisipasi penyebaran paham teror di Kabupaten Bandung. Ia pun menampik jika di Kabupaten Bandung subur dengan paham radikal.

Teddy mengatakan penyebaran paham terorisme harus dilawan bersama dan diantisipasi bersama. Diharapkan dengan itu, maka potensi teror di Kabupaten Bandung bisa ditekan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA