Friday, 18 Syawwal 1440 / 21 June 2019

Friday, 18 Syawwal 1440 / 21 June 2019

BPP Akui Prabowo-Sandi Kalah Tipis di Jatim

Kamis 25 Apr 2019 19:42 WIB

Red: Andri Saubani

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Namun, BPP Prabowo-Sandi tak menerangkan persentase kekalahan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Pemenangan Provinsi (BPP) untuk pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno mengakui kalah tipis di wilayah Jawa Timur (Jatim) dari pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin pada Pilpres 2019. Namun, BPP Prabowo-Sandi tak menerangkan persentase kekalahan.

Baca Juga

"Jangan tanya berapa prosentasinya. Kami kalah tipis. Tapi kalau terus memverifikasinya bisa menang," kata Ketua BPP Prabowo-Sandi Jatim Soepriyatno dalam jumpa pers di Surabaya, Kamis (25/4).

Menurutnya, BPP Prabowo-Sandi Jatim belum bisa mempersentasikan rekapitulasi suara versi real count dari kalangan internal. Alasannya, banyak formulir C1 yang dikumpulkan para saksinya di berbagai daerah kabupaten/kota belum sampai.

"Di beberapa tempat pemungutan suara atau TPS di berbagai daerah wilayah Jatim masih dilakukan pemungutan suara ulang sehingga banyak data C1 belum sampai," ucapnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim tersebut menduga sesuai hasil laporan dari para saksinya di lapangan, banyak terjadi dugaan penggelembungan suara dari pihak pasangan calon presiden lawan di berbagai TPS wilayah Jatim. "Kecurangannya sangat masif sehingga penting bagi kami untuk mendapatkan data dari formulir C1 aslinya," ujarnya.

Dia menegaskan, para saksinya juga mengungkap banyak kecurangan terkait pemilih pendatang yang menggunakan formulir A5 di berbagai TPS wilayah Jatim. Soepriyatno mengaku percaya kepada hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang menempatkan Prabowo-Sandi menang sebesar 52 persen dari pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

"Karenanya kami upayakan terus memverifikasi berbagai kecurangan, sehingga kekalahan tipis yang terjadi sekarang bisa kami balik menjadi sebuah kemenangan," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA