Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Pemudik Diimbau tak Gunakan Sepeda Motor

Rabu 08 Mei 2019 09:44 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolanda

Pemudik dengan sepeda motor melintasi Jalan Raya Klari, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/6)

Pemudik dengan sepeda motor melintasi Jalan Raya Klari, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (23/6)

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Jasa Raharja menyiapkan 15 titik area istirahat bagi pemudik motor di Pantura.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Raharja (Persero) menghimbau masyarakat tidak menggunakan moda sepeda motor untuk perjalanan jauh seperti mudik lebaran. Sebab, sepeda motor merupakan kendaraan yang tidak dirancang untuk menempuh perjalanan jarak jauh. 

Baca Juga

Direkut Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan jika masyarakat dengan terpaksa menggunakan sepeda motor, maka pihaknya meminta dapat berhati-hati dan mengikuti arah petugas serta rambu lalu lintas. “Kami, pemerintah dan para stakeholder semuanya mengimbau kepada masyarakat, pertama untuk tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik, namun kalau terpaksa harus menggunakannya maka pemudik motor harus berhati-hati,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (8/5).

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, PT Jasa Raharja akan menyiapkan 15 tempat istirahat (rest area) di 15 titik wilayah Pantura, jalur selatan Jawa Barat dan Lampung. Perseroan telah memperhitungkan penempatan rest area tersebut berdasarkan titik lelah para pengemudi sepada motor.

“Kami menyiapkan 15 rest area di 15 titik wilayah Pantura dan jalur selatan. Mohon ini bisa betul dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya.

Jasa Raharja memiliki program pencegahan kecelakaan dengan memberangkatkan pemudik sepeda motor yang dialihkan ke moda transportasi kereta api, bus dan kapal laut. Pemikiran program tersebut berdasarkan dari banyaknya pemudik yang menggunakan motor menjadi korban kecelakaan kurang lebih 70 persen. 

“Kami berpikir bagaimana mengurangi tingkat kematian maupun korban kecelakaan sepeda motor jadi mengalihkan dari pengendara dan penumpang sepeda motor ke moda bus atau transportasi umum. Itulah prinsip mengapa Jasa Raharja menyelenggarakan mudik bersama BUMN," ungkapnya.

Adapun persyaratan mudik gratis melalui Jasa Raharja yakni satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu dan kedua anaknya serta calon pemudik gratis harus menyerahkan KTP, Kartu Keluarga, SIM dan STNK motor. "Ini untuk menunjukkan bahwa memang benar yang bersangkutan (calon pemudik gratis) selama ini menggunakan motor," jelasnya.

Diharapkan kegiatan mudik gratis ini bertujuan untuk semakin menyejahterakan masyarakat bukan hanya berdampak pada keselamatan saja, namun juga perekonomian di kampung halaman bisa meningkat. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA