Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Pemprov Lampung Jajaki Potensi Teluk Lampung

Selasa 18 Jun 2019 20:56 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Ratna Puspita

Wagub Lampung Chusnunia kunjungi masyarakat nelayan Teluk Lampung di Sukaraja, Bandar Lampung, Selasa (18/6).

Wagub Lampung Chusnunia kunjungi masyarakat nelayan Teluk Lampung di Sukaraja, Bandar Lampung, Selasa (18/6).

Foto: dok. Humas Pemprov Lampung
Teluk Lampung viral di media sosial lantaran banyaknya sampah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjajaki potensi Teluk Lampung sebagai destinasi wisata sekaligus penunjang perekonomian nelayan. Selain itu, rencananya juga daerah ini akan menjadi perluasan kawasan Pelabuhan Panjang.  

Baca Juga

Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia mengatakan akan ada kajian  kewenangan Pemprov Lampung dan kewenangan Pemkot Bandar Lampung terkait dengan pengelolaan Teluk Lampung. "Kita akan mengkaji apa saja yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita. Jangan sampai keputusan yang diambil nanti membuat nelayan dan masyarakat keberatan," kata Chusnunia saat mengunjungi Teluk Lampung, Sukaraja, Panjang, Kota Bandar Lampung, Selasa (18/6).

Chusnunia melakukan kunjungan setelah Teluk Lampung viral di media sosial lantaran banyaknya sampah yang menyelimuti sepanjang pesisir teluk tersebut. Kunjungan Wagub Lampung yang akrab disapa Nunik tersebut disambut masyarakat nelayan Teluk Lampung.

Dalam obrolannya bersama masyarakat, terungkap bahwa sampah tersebut bukan berasal dari daerah setempat, melainkan sampah-sampah dari aliran sungai, dan menumpuk hingga bermuara ke daerah teluk dan pantai. Buwang (46 tahun) yang berprofesi sebagai nelayan mengungkapkan, kondisi tepian laut kini dipenuhi sampah, terutama sampah plastik.

Ia berharap kondisi tepian laut dapat kembali seperti semula, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. “Dulu pasir pantainya sangat jelas terlihat. Itu sudah bertahun-tahun yang lalu, sekarang sangat berbeda dipenuhi sampah. Kebanyakan sampah datang dari aliran sungai sama dibawa arus laut akhirnya sampah-sampah itu menepi dipinggir laut,” ujarnya.

Ia berharap Pemprov Lampung dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tepian pantai Teluk Lampung saat ini. “Saya berharap Gubernur Lampung Arinal dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia membantu warga disini karena kondisi sampah yang sangat memperihatinkan,” harapnya.

Edi (45) yang juga berprofesi sebagai nelayan menambahkan, apabila hal ini tetap dibiarkan maka daerah ini akan dipenuhi oleh sampah yang menyebabkan turunnya penghasilan nelayan. “Karena sampah menumpuk, maka ikan menjauh dari laut. Sehingga penghasilan nelayan menjadi menurun," ujarnya. n Mursalin Yasland

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA