Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

KA Sumbar Angkut 115.913 Orang Selama Angkutan Lebaran

Jumat 21 Jun 2019 06:24 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Friska Yolanda

Foto udara Kereta Api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Minangkabau Ekspres, melintas di antara permukiman di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (13/3/2019).

Foto udara Kereta Api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Minangkabau Ekspres, melintas di antara permukiman di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (13/3/2019).

Foto: Antara/Iggoy el Fitra
Jumlah penumpang itu diangkut oleh tiga jenis KA di Sumbar.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Manajer Operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (II) Sumatera Barat Roeslan mengatakan pihaknya selama masa angkutan lebaran sejak 26 Mei sampai 16 Juni tercatat mengangkut sebanyak 115.913 penumpang. Penumpang sebanyak itu menurut Roeslan diangkut dengan tiga jenis KA yang beroperasi di Sumbar, yakni KA Bandara Minangkabau Express, KA Sibinuang dan KA Lembah Anai.

Baca Juga

"Perbandingannya meningkat 4 persen dibandingkan angkutan lebaran tahun 2018," kata Roeslan di Kantornya, Kamis (20/6).

Selama masa angkutan Lebaran tersebut, hari paling ramai PT KAI Divre II Sumbar melayani penunpang adalah pada Rabu (5/6) atau di hari H lebaran Idul Fitri 1440 H. Pada hari itu kata Roeslan kemungkinan penumpang KA lebih banyak untuk tujuan wisata di wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang. Beberapa ada juga yang masih untuk tujuan mudik lebaran.

"Indikasinya lebih banyak untuk tamasya," ujar Roeslan.

Roeslan berharap adanya peningkatan jumlah penumpang KA Sumbar selama angkutan mudik menjadi momen bagi pihaknya agar terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Walau KA Sumbar tidak seramai di daerah lain seperti di Pulau Jawa, menurut Roeslan tetap harus bisa diandalkan sebagai transportasi alternatif.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA