Senin, 19 Zulqaidah 1440 / 22 Juli 2019

Senin, 19 Zulqaidah 1440 / 22 Juli 2019

Prof Rokhmin Hadiahkan Buku kepada Rektor Unnes

Kamis 27 Jun 2019 06:18 WIB

Rep: Irwan Kelana/ Red: Agung Sasongko

Guru Besar IPB, Prof Rokhmin Dahuri (kiri) dan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Fathur Rokhman.  Kredit foto: Dok Rokhmin Dahuri

Guru Besar IPB, Prof Rokhmin Dahuri (kiri) dan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Fathur Rokhman. Kredit foto: Dok Rokhmin Dahuri

Foto: Dok Rohmin Dahuri
Prof Rokhmin telah menulis dan menerbitkan 18 judul buku.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Masih langka guru besar yang rajin menekuni dunia literasi, utamanya menulis artikel dan buku. Salah satu di antaranya Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB, Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS.

Pakar kelautan dan perikanan itu tergolong produktif menulis. Hingga saat ini, Dosen Teladan Nomor 1 se-Indonesia tahun  1995 itu telah menulis dan menerbitkan 18 buku, terutama terkait dengan kelautan dan perikanan yang menjadi keahlian utamanya.

Pada Rabu (26/6), menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong itu menyerahkan tiga buku karyanya kepada Prof  Dr  Fathur Rokhman MHum, rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) dalam acara wellcomimg dinner untuk Prof  Rokhmin Dahuri. Acara itu  digelar oleh rektor Unnes dan jajarannya di Restoran Kampung Laut, Semarang, Jawa Tengah.

“Ketiga buku ini adalah buku ke-18 berjudul ‘Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia’  terbit 2015 dan edisi ke-3 terbit 2018; buku ke-17 (Sustainable Coastal and Ocean Development) terbit 2013; dan buku-16 (The Quest for Happiness) terbit 2010,” kata Rokhmin memberikan kata sambutan sebelum menyerahkan hadiah buku.

Hadir dalam acara welcoming dinner hampir semua Wakil Rektor, Dekan dan Kepala Lembaga di lingkungan Unnes. Pada Kamis (27/6), Prof Rokhmin Dahuri dijadwalkan memberikan pidato ilmiah pada acara Wisuda Unnes Semarang. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA