Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Indra Piliang: Kalau KPK Bikin Cabang di Sumbar, Ngeledek Namanya

Rabu 24 Dec 2014 12:14 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Gedung KPK

Gedung KPK

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Wacana untuk membangun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah-daerah dalam upaya pemberantasan korupsi terus menguat. Politisi Indra J Piliang pun ikut menyetujui rencana pembangunan cabang KPK di daerah.

Indra mengusulkan sebagai langkah awal sebaiknya KPK membuat cabang di lima daerah yaitu di Riau, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. "Lima cabang aja dulu. Terlalu, kalau bikin di Babel," katanya melalui akun Twitter @IndraJPiliang.

Ia menjelaskan alasan usulannya tersebut. Menurutnya pendapatan daerah di Riau merupakan yang terbesar di Sumatera. Setelah Riau, kemudian Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Keberadaan cabang KPK di daerah tersebut untuk mengawasinya secara langsung.Bagaimana jika cabang KPK berdiri di Sumatera Barat (Sumbar) yang merupakan kampung halamannya? Indra pun langsung meminta agar mahasiswa Sumbar untuk memprotesnya. "Kalau KPK sampai bikin Cabang di Sumbar, silakan adik2 mhs demo aja. Itu ngeledek namanya. Uangnya secuil gitu. Dikit lg utk pembangunan," ujarnya.

"Kalau KPK sampai ngeledek Sumbar dg bikin cabang di Padang, sy akan bully KPK dg kultwit 50 nomor! ," tegasnya.Ia menilai selama KPK berdiri belum ada tersangka kasus korupsi dari Sumbar. Kasus-kasus korupsi di Sumbar, lanjutnya, rata-rata masuk ke kejaksaan. "Kalau PPATK yg perlu bikin cabang di luar negeri, terutama S'pore dan Hongkong," usulnya lagi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA