Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Mendagri: Tangerang Selatan Masuk Daftar Daerah Merah

Kamis 26 Mar 2015 21:13 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Hafil

Gambar ilustrasi teroris yang ditangkap

Gambar ilustrasi teroris yang ditangkap

Foto: antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya telah memberikan informasi ke daerah mulai dari Gubernur sampai bupati agar berkoordinasi dengan kepolisian, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Koordinasi tersebut untuk mencegah adanya Warga Negara Asing (WNA) yang ada hubungannya dengan terorisme.

"Semua menjadi satu memberikan pemahaman kepada struktur di bawah sampai kepala desa supaya memberikan pemahaman kalau ada yang menginap di RT-RW harus melaporkan," ujar Tjahjo, di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (26/3).

Tjahjo mengaku sudah memiliki peta merah atau terhadap wilayah yang rawan kegiatan terorisme. Di antaranya di Tangerang Selatan, Banten. Karena, di situ seringkali digunakan kegiatan radikal.

Penetapan Tangerang Selatan sebagai peta merah, kata Tjahjo sudah lama. Hal itu berdasarkan data dari intelijen. Tjahjo meminta kepada intelijen agar tidak kecolongan dalam mendeteksi kegiatan terorisme.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA