Monday, 13 Jumadil Akhir 1440 / 18 February 2019

Monday, 13 Jumadil Akhir 1440 / 18 February 2019

Kapolda Minta tak Ada Mobilisasi Massa Saat Pemeriksaan Habib Rizieq

Ahad 05 Feb 2017 18:47 WIB

Rep: Lilis Handayani/ Red: Bilal Ramadhan

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab memberi keterangan kepada awak media di sela-sela pemeriksaan di Markas Polda Jabar, Jalan Sokarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (12/1).

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab memberi keterangan kepada awak media di sela-sela pemeriksaan di Markas Polda Jabar, Jalan Sokarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (12/1).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Kapolda Jawa Barat, Irjen Anton Charliyan mengatakan telah melayangkan pemanggilan kepada pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab , untuk dilakukan pemeriksaan pada Selasa (7/2) mendatang. Sebagai warga negara, dia berharap agar Habib Rizieq menaati hukum yang berlaku.

Kalau tidak hadir, nanti kita akan layangkan panggilan kedua dengan surat perintah membawa,’’ kata Anton di Cirebon, Jawa Barat, Ahad (5/2).

Anton pun mengimbau agar saat pemanggilan terhadap Habib Rizieq tidak ada mobilisasi massa. Dia menyatakan, mobilisasi massa akan mengganggu ketertiban umum. ‘’Ini bukan negara jalanan,” kata Anton.

Anton mengungkapkan, bagi sebagian orang, pengerahan massa juga bisa dianggap sebagai bentuk intimidasi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES