Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

FPI Menanti Kepulangan Habib Rizieq

Rabu 21 Feb 2018 07:49 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Andri Saubani

Beberapa anggota FPI terlihat menunggu kedatangan Habib Rizieq di parkiran terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (21/2)

Beberapa anggota FPI terlihat menunggu kedatangan Habib Rizieq di parkiran terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (21/2)

Foto: REPUBLIKA/Zahrotul Oktaviani
Beberapa anggota FPI sudah terlihat menunggu di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Isu kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia masih belum pasti. Dihubungi pagi ini (21/2) Novel Bamukmin menyatakan kedatangan Imam Besar tersebut masih menunggu kepastian.

"Kita masih menunggu kabar. Kita tunggu saja informasi dari beliau (Habib Rizieq)," ujar Novel saat dihubungi Republika, Rabu (21/2).

Novel mengatakan pihaknya dan tim masih berada di Masjid Cengkareng untuk melakukan tabligh akbar. Rencananya seusai acara mereka akan langsung menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Dirinya juga mengatakan terakhir mengubungi Habib Rizieq pukul 01:00 WIB. Dan hingga Novel dihubungi Republika masih belum ada informasi kedatangan apa pun.

Sementara itu di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, beberapa anggota FPI terlihat sudah menanti Imam Besar tersebut. Salah satu anggota yang namanya tidak ingin disebut itu menyatakan kedatangan tersebut sudah pasti namun untuk jam belum diketahui.

Dari pantauan Republika, masa yang ada di Terminal 2 berjumlah sekitar 20 orang. Sementara itu di Terminal 3 masih sepi dan hanya dipenuhi awak media.

Kedatangan Habib Rizieq sudah dinanti-nanti oleh banyak pihak khususnya pengikut Imam Besar tersebut. Bahkan mereka membentuk Panitia Penyambutan Imam Besar sejak beberapa hari lalu. Hingga saat ini semua pihak masih menanti kepastian dari kepulangan Habib Rizieq.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA