Tuesday, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 February 2019

Tuesday, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 February 2019

Penganiayaan Anggota KPK, Hotel Borobudur Beri Pernyataan

Senin 11 Feb 2019 23:18 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Andri Saubani

Hotel Borobudur, Jakarta

Hotel Borobudur, Jakarta

Foto: RepublikaTV/Sadly Rachman
Kepolisian telah menaikkan status kasus penganiayaan anggota KPK ke penyidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak Hotel Borobudur menyatakan akan bersikap kooperatif dan transparan terkait kasus dugaan penganiayaan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di lobi Hotel Borobudur, Jakarta pada Ahad (3/2) dini hari.

"Hotel Borobudur Jakarta berkomitmen penuh untuk bersikap kooperatif dan terbuka dalam menyediakan informasi dan bukti terkait peristiwa tersebut," ujar Marketing Communications Managers Hotel Borobudur Rizki Permata Sari dalam siaran pers, Senin (11/2).

Ia menjelaskan, pada saat kejadian diduga terjadi tindakan kekerasan oleh tamu hotel yang kemudian teridentifikasi sebagai rombongan dari Papua. Menurut dia, petugas keamanan Hotel Borobudur Jakarta telah melakukan upaya dan tindakan sesuai standar operasional prosedur.

“Melerai dan mengamankan saat perselisihan antara kedua pihak," kata Rizki.

Selain itu, ia mengatakan, Hotel Borobudur telah menyerahkan Digital Video Recording (DVR) ke Polda Metro Jaya saat mendatangi hotel pada Senin (4/2) lalu. DVR digunakan untuk kepentingan proses hukum dugaan tindak kekerasan tersebut.

Kemudian, Rizki memaparkan, seluruh petugas satuan pengamanan yang berada di lokasi kejadiaan saat peristiwa tersebut telah memberikan keterangan kepada Polda Metro Jaya. Ia menuturkan, pihak Hotel Borobudur akan terbuka dengan terus bekerja sama dengan pihak berwenang untuk proses hukum yang berlangsung.

"Termasuk mendukung KPK dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," imbuhnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES