Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

PSSI: Klub Liga 1 Harus Punya Empat Tim

Rabu 13 Feb 2019 19:29 WIB

Red: Israr Itah

Sekertaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

Sekertaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Aturan tersebut mulai berlaku tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria mengatakan setiap klub Liga 1 Indonesia wajib mempunyai empat tim, yaitu elit pro akademi U-16, U-18, U-20, dan senior. Aturan tersebut mulai berlaku tahun ini.

"Hal itu termasuk program pengembangan pemain muda PSSI yang disahkan di kongres," ujar Ratu Tisha di Jakarta, Rabu (13/2).

Dia melanjutkan, untuk melancarkan berjalannya program tersebut, PSSI menjalin komunikasi dengan semua klub. 

Pembahasan lebih detail terkait itu akan dilakukan PSSI dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru yang rencananya digelar Senin (18/2).

"Ini merupakan tantangan yang harus dibicarakan dengan duduk bersama dengan klub, terutama dari dari sisi logistik, investasi pengembangan usia muda, komitmen mereka seperti apa," tutur Ratu Tisha.

Setelah menggelar Liga 1 U-19 pada tahun 2017-2018 dan Liga U-16 pertama sepanjang sejarah di tahun 2018, PSSI terus menggencarkan kompetisi sepak bola usia dini.

Pada  2019, PSSI menjadwalkan adanya Liga 1 U-16, U-18, serta U-20 yang menggantikan U-19 yang harus diikuti oleh semua klub peserta Liga 1.

Menurut Ratu Tisha, hal itu dilakukan agar setiap anak Indonesia yang berbakat memiliki jalan yang jelas untuk menjadi pemain tim nasional."Jadi anak-anak tahu caranya bagaimana masuk timnas," tutur dia.

Ratu Tisha menerangkan jalan seorang anak menuju tim nasional berawal dari turnamen remaja Piala Soeratin di tingkat provinsi. Kemudian, yang terbaik dari sana akan menapaki jenjang elite pro akademi di liga U-16 ataupun U-18.

Di sini, para pemain terpilih akan diikutsertakan ke program Garuda Select yang diberangkatkan ke luar negeri selama beberapa bulan. Merekalah cikal bakal timnas junior.

Yang tidak terpilih, dapat melanjutkan karier di kompetisi kelompok umurnya masing-masih, entah itu di U-16, U-18, U-20 ataupun di Liga 1 Indonesia sebagai tingkatan tertinggi.

"Artinya mereka bisa terus berkompetisi walau tidak berada di timnas. Yang tidak masuk timnas U-16, misalnya, dapat terus mengasah kompetisinya di liga untuk diseleksi ke timnas U-18 dan seterusnya," kata Ratu Tisha. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA