Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Gayus Tambunan Keluar Penjara

Ini Mekanisme Pengamanan Gayus di Lapas Gunung Sindur

Selasa 22 Sep 2015 15:02 WIB

Rep: c34/ Red: Bilal Ramadhan

Gayus Tambunan

Gayus Tambunan

Foto: Antara/Andikah Wahyu

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, bersiap menerima kepindahan narapidana Gayus Halomoan Tambunan dari Lapas Sukamiskin, Bandung. Meski belum bisa memastikan waktu dan tanggal kepindahan, pihak lapas telah memperketat pengamanan sejak semalam.

"Kami belum tahu apakah nanti, besok, atau lusa, tetapi tetap dipersiapkan," kata Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Gunung Sindur, Iwan Setiawan, Selasa (22/9).

Pihak lapas mengetahui informasi rencana kepindahan pada Senin (21/9) malam. Instruksi pemindahan Gayus bermula dari beredarnya foto di media sosial yang memperlihatkan mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu sedang duduk di restoran dan berpose dengan dua orang perempuan.

Iwan menjamin, kejadian serupa tak akan mungkin terulang bila Gayus telah dipindahkan ke Gunung Sindur. Pasalnya, pengamanan yang ada sangat ketat. "Tidak mungkin terjadi lagi. Kami memperlakukan warga binaan sesuai porsinya. Untuk napi khusus jelas akan lebih diperketat," tuturnya.

Nantinya, Gayus akan ditempatkan di Blok A yang dilengkapi dengan pengamanan khusus. Pengawasan ketat termasuk penjagaan lima orang petugas pemasyarakatan dan 40 buah CCTV yang sebagian masih dalam tahap pemasangan.

Blok khusus yang rencananya diisi oleh para bandar narkoba itu dikelilingi dengan penjagaan tiga lapis. Lapis pertama, yaitu pengamanan yang melekat di blok hunian, sementara lapis kedua adalah pos komandan regu pengamanan yang mengawasi seluruh kegiatan di teritorial lingkungan lapas.

"Lapis ketiga, paling depan, dijaga petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U)," ujarnya.

Blok lapas dilengkapi satu ruang kunjungan khusus. Iwan mengatakan, ruang itu tidak memungkinkan pengunjung dan narapidana untuk melakukan kontak langsung. Lapas seluas 2,4 hektare yang berdiri sejak tahun 2010 itu memang ditunjuk Kemenkum HAM untuk memasyaratkan warga binaan khusus, termasuk para bandar narkoba.

Pengamanan lain termasuk ketatnya jaringan telekomunikasi dan penjagaan sejumlah anjing pelacak. Iwan menginformasikan, keseluruhan blok di Lapas Gunung Sindur bisa menampung 1.308 warga binaan. Blok khusus yang akan ditempati Gayus, memiliki daya tampung 108 orang.

"Saat ini warga binaan kami berjumlah 465 orang, yang dijaga oleh para petugas pemasyarakatan yang berdedikasi dan penuh integritas," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA