Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

PPATK: Kalau Sudah Ada Nama Anggota MCA, Langsung Ditelusuri

Jumat 09 Mar 2018 15:24 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Bilal Ramadhan

Muslim Cyber Army versi Polri

Muslim Cyber Army versi Polri

Foto: republika
PPATK belum mengantongi nama-nama siapa saja yang terlibat dalam MCA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunggu laporan hasil penelusuran Polri terkait kelompok Muslim Cyber Army (MCA). Saat ini, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri masih menelusuri beberapa orang yang diduga terlibat dengan kelompok penyebar hoaks tersebut.

"Polri sudah bergerak. Kami menunggu dulu, sebentar dulu hasil dari beliau. Kalau sudah ada nama-namanya, segera kita tindak lanjuti," ujar Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin di Jakarta, Jumat (8/3).

Karena penelusuran masih dilakukan Polri, saat ini PPATK belum mengantongi nama-nama siapa saja yang terlibat MCA. PPATK juga belum mengetahui siapa yang terlibat dan mereka semua terlibat dalam melakukan apa.

"Kami dikasih tahu dulu, baru kami tahu rekeningnya, kami cari. Nanti hasilnya kami sampaikan," terang Kiagus.

Menurut Kiagus, saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk hal itu. Meski belum secara formal dilakukan, komunikasi di tingkat atas dan penindaklanjutan di tingkat bawah sudah dilakukan.

"Di sini kami juga komunikasi. Jadi kami sudah komunikasi pada level atas, sudah ngomong. Di bawah juga sudah tindak lanjut. Secara formal nanti akan ada kerja sama," kata dia.

Berjalannya komunikasi tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukamto. Kendati demikian, pihaknya masih melakukan beberapa penelusuran terhadap beberapa orang yang diduga terlibat kelompok MCA.

"Oh sudah-sudah. Tapi ini kan masih ada beberapa orang yang akan kita telusuri lagi," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA