Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

KPK: Novel Segera Jalani Operasi Tahap Dua

Senin 19 Mar 2018 11:30 WIB

Red: Ratna Puspita

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah) didampingi tim advokat hadir memenuhi panggilan pemeriksaan Tim Pemantauan KasusNovel Baswedan di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham), Jakarta, Selasa (13/3).

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah) didampingi tim advokat hadir memenuhi panggilan pemeriksaan Tim Pemantauan KasusNovel Baswedan di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham), Jakarta, Selasa (13/3).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Hari ini Novel berangkat ke Singapura untuk persiapan kontrol sebelum operasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan bahwa Novel Baswedan segera menjalani operasi mata tahap dua di Singapura. "Hari ini Novel berangkat ke Singapura untuk persiapan kontrol sebelum operasi. Jadwal kontrol 20-21 Maret 2018," kata Febri Diansyah di Jakarta, Senin (19/3).

Sebelumnya, penyidik senior KPK itu dapat melakukan proses rawat jalan di Jakarta sambil menunggu operasi mata tahap dua tersebut. "Jika kondisi yang jadi prasyarat operasi cukup menurut dokter, direncanakan operasi pada 23 Maret 2018," ucap Febri.

Novel sempat memberikan komentar terkait rencana operasi tahap dua terhadap mata kirinya itu. "Jadi begini, kalau dibilang pulih tentunya tidak pulih tetapi Insya Allah bisa melihat, kenapa? Mata kiri saya itu berubah kalau yang tadinya mata itu ada jaringan putih dan jaringan hitam, mata saya karena jaringan putihnya juga rusak maka diganti dengan menggunakan jaringan gusi yang ditanam di mata kiri," kata Novel saat berbincang dengan awak media di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/2).

Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai Shalat Subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Mata Novel pun mengalami kerusakan sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017.

"Akibatnya, apabila nanti selesai dari semua tindakannya mata kiri saya itu terlihat warnanya pink dan di tengahnya ada sedikit hitam, ilustrasinya begitu walaupun saya belum melihat," ungkap Novel.

Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan KTP-elektronik (KTP-el).

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA