Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Polisi: 8 Rumah Sakit di Cimahi tak Rawat Ratna Sarumpaet

Selasa 02 Oct 2018 19:19 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho / Red: Ratna Puspita

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana.

Foto: Republika/Djoko Suceno
Kepolisian sudah mengonfirmasi delapan rumah sakit melalui humas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian menyatakan delapan rumah sakit di Cimahi, Jawa Barat, tidak merawat Ratna Sarumpaet. Hal tersebut setelah kepolisian melakukan pengecekan terhadap sejumlah rumah sakit di sekitar wilayah Cimahi, Jawa Barat. 

Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat Komisaris Besar Umar Fana mengatakan, kepolisian sudah mengonfirmasi delapan rumah sakit melalui hubungan masyarakat masing-masing rumah sakit. Pengecekan ini dilakukan terkait kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet. 

"Tidak terdapat pasien atas nama Ratna Sarumpaet yang dilakukan rawat inap ataupun perawatan di IGD hingga saat ini," kata Umar, Selasa (2/10).

Pihak dari delapan rumah sakit itu yang dikonfirmasi kepolisian, yakni:

  1. Humas RS Mitra Kasih Jalan Amir Mahmud Kota Cimahi
  2. Humas RSUD Cibabat Jalan Amir Mahmud Kota Cimahi
  3. Humas RSU Cililin Kecamatan Cililin Kab Bdg Barat
  4. Rumah Sakit Kasih Bunda Jalan Maharmartanegara Kota Cimahi Cimahi
  5. Humas RS UKM Taman Kopo Indah III Kecamaran Margaasih Kabupaten Bandung
  6. Perwira Piket RS Dustira Kota Cimahi.
  7. RSUD Cikalong Wetan Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat.
  8. Humas RSU Cahaya Kawaluyan Kota Baru Parahyangan Kabupaten Bandung Barat.

Dugaan penganiayaan Ratna pertama kali di media sosial. Bahkan, foto wajah Ratna Sarumpaet membengkak dan memar akibat penganiayaan tersebut beredar di media sosial. Foto tersebut tampak berlatar belakang sebuah gambar dinding. 

"Menurut Humas beberapa pihak rumah sakit yang berada di Wilayah Polres Cimahi tidak terdapat ruang rawat inap dengan wallpaper seperti yang diberitakan, di mana konon terduga pasien dirawat," kata Umar. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang, membeberkan kronologi dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Nanik mengetahui kronologi ini berdasarkan hasil penjelasan Ratna kepada Prabowo. 

Menurut Nanik, seusai dihajar oleh tiga orang pada 21 September allu, Ratna mencari kendaraan menuju rumah sakit di Cimahi serta menelepon temannya seorang dokter bedah dan langsung ditangani. "Mbak Ratna malam itu juga langsung balik ke Jakarta,” kata dia.

Baca Juga: PKPI: Jangan Spekulasi Soal Dugaan Penganiayaan Ratna Sarumpaet

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA