Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Amien Rais Sambangi KPK

Senin 29 Oct 2018 14:43 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Esthi Maharani

Ketua Dewan Penasehat Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais

Ketua Dewan Penasehat Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Amien irit bicara dan berjanji akan memberi penjelasan usai bertemu pihak KPK

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mendadak menyambangi  gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta.  Amien tiba sekitar pukul 14.00 WIB, dengan menggenakan baju koko berwarna putih dan peci berwarna hitam.

Saat Tiba, Amien irit bicara dan berjanji akan memberi penjelasan usai bertemu pihak KPK. "Nanti ya, jangan khawatir. Masuk dulu," ujarnya singkat.

Diketahui, Amien Rais sempat meminta agar KPK tidak tebang pilih dalam menangani kasus korupsi. Hal tersebut ia ungkapkan di Gedung DPR RI siang tadi. Sebelumnya, KPK  melalukan pencegahan terhadap Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan melalui Direktorat Jenderal Imigrasi. KPK mengakui pencegahan Taufik bepergian ke luar negeri ini terkait dengan kasus dugaan suap pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN.

KPK sudah meminta Ditjen Imigrasi Kemkumham untuk melarang Taufik bepergian ke luar negeri. Permintaan itu disampaikan KPK melalui surat kepada Ditjen Imigrasi pada Jumat (26/10). Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menjelaskan, pencegahan ke luar negeri dapat dilakukan KPK terhadap seorang saksi atau tersangka.

"Perlu dipahami, pencegahan ke luar negeri tersebut dapat dilakukan terhadap saksi atau tersangka, dan menurut Pasal 12 UU KPK, dapat dilakukan di tahap Penyelidikan, Penyidikan atau Penuntutan," jelasnya.

Sebelumnya, Taufik Kurniawan dimintai keterangan KPK terkait mekanisme pembahasan penganggaran di DPR, Rabu (5/9). Taufik mengaku dimintai keterangan dalam proses penyelidikan yang sedang dilakukan KPK.

"Untuk menjelaskan terkait dengan mekanisme penganggaran di DPR. Artinya pembahasan mekanisme yang terkait pembahasan proses APBN sudah saya sampaikan ke penyelidik," kata Taufik usai dimintai keterangan di gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Dia mengaku telah memberikan penjelasan secara keseluruhan tentang mekanisme pembahasan APBN di DPR. Namun, Taufik enggan menjelaskan lebih lanjut dalam kasus apa dirinya dimintai keterangan oleh KPK.

"Seluruh umum dari mekanisme pembahasan APBN secara umum secara tatib. Semua yang saya ketahui sudah saya sampaikan ke penyidik," kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Ia pun mengapresiasi proses yang dilakukan KPK soal dirinya yang dimintai keterangan tersebut. "Saya kan Wakil Ketua DPR bidang ekonomi keuangan, saya apresiasi prosesnya sangat ramah semua terkait mekanisme penganggaran di DPR sudah saya sampaikan semua," kata Taufik.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA