Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Kapolri Klaim Sepanjang 2018 Keamanan Nasional Baik

Jumat 28 Dec 2018 03:45 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Muhammad Hafil

Kapolri Jendral Tito Karnavian memaparkan rilis akhir tahun Polri di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis (27/12).

Kapolri Jendral Tito Karnavian memaparkan rilis akhir tahun Polri di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis (27/12).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Polri akan terus berusaha lebih baik lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengklaim stabilitas keamanan dalam negeri sepanjang 2018 dapat berjalan dengan baik. Hal ini, kata dia ditunjukkan dari terselenggaranya seluruh agenda nasional dengan aman dan lancar.

"Secara umum sepanjang 2018 situasi keamanan relatif stabil agenda besar pilkada sebanyak 171 wilayah, kemudian event Asian Games dan Para Games tidak ada kendala berarti dan tingkatkan investor ke Indonesia," kata Tito dalam rilis akhir tahun 2018 di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (27/12).

Sepanjang 2018, terdapat sejumlah peristiwa menonjol terkait keamanan masyarakat. Di antaranya, kasus pengeboman gereja di Surabaya, Jawa Timur disusul penangkapan terduga teroris di berbagai daerah.

Selain itu, perlawanan yang dilakukan kelompok bersenjata di Papua juga menjadi atensi tersendiri. Gangguan-gangguan itu diklaim Tito dapat diatasi dengan baik. 

Meski demikian, Tito mengakui, perbaikan dan peningkatan harus tetap dilakukan. "Kemudian perbaikan masih terus dilakukan, tapi tidak menutup fakta bahwa masih perlu perbaikan lebih baik," ujar dia.

Untuk tahun 2019, Tito menuturkan, Polri juga menghadapi sejumlah tantangan. Penyelenggaraan pemilu serentak menjadi agenda pengamanan utama Polri.

Kemudian, potensi kerawanan lain yang perlu diwaspadai Polri pada tahun yang akan datang adalah terkait radikalisme dan terorisme, gangguan Kelompok bersenjata di Papua, kejahatan narkoba, Siber, dan berbagai bentuk konflik sosial.

"Karena polri merupakan aset bangsa negara dan milik rakyat, maka 2019 berusaha lebih baik. Dan peran aktif dan dukungan masyarakat menjadi elemen penting dalam mewujudkan keberhasilan tersebut," kata Tito. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA