Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Sahabat tak Menyangka Steffy Nikahi Gubernur Aceh

Senin 11 Feb 2019 23:04 WIB

Red: Ratna Puspita

Fenny Steffy Burase

Fenny Steffy Burase

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Steffy tidak pernah membicarakan soal pernikahannya dengan Irwandi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Farah Amalia mengaku tidak menyangka sahabatnya, yaitu model Steffy Burase, menikah dengan Gubernur Aceh non-aktif Irwandi Yusuf. Sebab, Steffy tidak pernah membicarakan soal pernikahannya dengan Irwandi.

"Saya berpikir dia dengan yang lain," kata Farah Amalia, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (11/2).

Farah bersaksi untuk tiga terdakwa, yaitu Gubernur Aceh periode 2017-2022 Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal selaku staf khusus Gubernur Aceh, dan tim sukses Gubernur Teuku Saiful Bahri. Ketiganya didakwa bersama-sama menerima suap Rp1,05 miliar dari Ahmadi selaku bupati Bener Meriah.

Irwandi juga didakwa menerima gratifikasi berupa hadiah dengan jumlah seluruhnya sebesar Rp 8,717 miliar. Steffy Burase adalah tim ahli Aceh Marathon 2018 yang membuatnya dekat dengan Irwandi Yusuf.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa sekitar Oktober 2017 sampai Januari 2018, Irwandi menerima uang melalui Steffy Burase sebesar Rp 568,08 juta dari Teuku Fadhilatul Amri. Penerimaan uang setelah mendapat perintah untuk melakukan transfer dari Teuku Saiful Bahri (salah satu tim sukses Pemilu Gubernur Aceh 2017) di rumahnya di Aceh.

"Steffy mengundang saya datang 7 Desember 2017 di apartemen Ascott Kebun Kacang, tapi saya tidak lihat proses pernikahannya, karena saya di sana terlambat, undangan jam 10, saya datang jam 11 lalu makan-makan sebentar lalu pulang," ujar Farah.

Rumah Farah di Jalan Pengadegan Timur, Jakarta, pada 23 Agustus 2018 telah digeledah penyidik KPK. "Di sana saya hanya kenal Steffy, saya tahu Pak Irwandi baru belakangan setelah selesai acara," kata Farah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK lalu membacakan BAP Farah Amalia pada saat persidangan. "Saya pikir Steffy menikah dengan dokter di RS MMC, dia mengatakan agar datang pada Jumat, 7 Desember 2017 lalu. Saya datang ke Ascot dan sekitar pukul 11.00 saya naik ke lantai yang saya lupa lantai berapa, saya masuk ke kamar apartemen, di ruang tamu saya bertemu Steffy Burase memakai gamis berjilbab dan 15-20 orang laki-laki dan perempuan. Di situ ada laki-laki berjas, Steffy Burase, Niko, Ibu Steffy Burase dan saya hanya ikut makan-makannya', apa benar demikian?" tanya jaksa Zainal.

"Saya baru tahu Niko dan ibunya Steffy setelah itu. Karena di undanganya acara pernikahan, saya tidak tahu mereka menikah atau tidak apalagi sebelum kejadian ini dia mengatakan baru mau bilang mau ke KUA untuk perencanaan pernikahan," jawab Farah.

Jaksa lalu kembali membacakan AP milik Farah. "Dapat saya jelaskan Steffy adalah presenter olahraga, event organizer, model, sebelumnya ia tinggal di Emirate Residence Pedurenan, lalu pindah di Setiabudi Residencae dengan kamar yang lebih lega dan lebih mahal. Setahu saya Steffy tidak punya kendaraan apa-apa karena ke mana-mana naik grab, tapi posisinya sekarang sudah sebagai istri, sehingga semestinya dibiayai oleh suaminya'," ungkap jaksa Zainal.

"Mengenai suaminya, masa tidak membiayai itu kesimpulan dari penyidik, saya tidak pernah membicaraan uang dengan Steffy," kata Farah.

Namun, Farah mengaku menerima Rp 500 ribu dari Steffy sebagai ongkos transportasi, karena ia menemani Steffi saat berobat ke Klinik Utomo.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA