Tuesday, 16 Ramadhan 1440 / 21 May 2019

Tuesday, 16 Ramadhan 1440 / 21 May 2019

Ini Pernyataan Khofifah Usai Diperiksa KPK Atas Kasus Romi

Jumat 26 Apr 2019 18:41 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Teguh Firmansyah

Gubernur Jawa Timur - Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur - Khofifah Indar Parawansa

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Khofifah menjalani pemeriksaan sekitar 1,5 jam.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku telah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (26/4). Khofifah diperiksa sebagai saksi dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Jatim, yang melibatkan Romahurmuziy.

Baca Juga

"Diminta keterangan sebagai saksi untuk pak Romi (Romahurmuziy), Pak Haris, dan Pak Muwafaq," kata Khofifah ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/4).

Khofifah mengaku tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikan pemeriksaan tersebut. Dari mulai pengisian biodata, hingga penandatanganan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), ia hanya membutuhkan waktu 1,5 jam. "Jam 10 kurang 5 menit saya sampai di Polda. Seluruh proses mulai ngisi data, sampai tanda tangan BAP berjalan 1,5 jam," ujar Khofifah.

photo

M Rommahurmuziy (Romi).

 

Saat ditanya lebih jauh soal pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan, Khofifah enggan menjelaskannya. Dia juga enggan mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan seputar kasus yang dilontarkan penyidik KPK kepadanya. Pun ketika ditanya keterlibatannya dalam kasus tersebut, Khofifah enggan menjawabnya.

"Ada (pertanyaan) yang tertulis seperti biodata-biodata itu, nama orang tua, nama mertua, ya sekolahnya, pernah menjabat apa saja, itu lah," kata Khofifah.

Dalam kasus ini, Romi diduga menerima suap Rp 300 juta dari Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin. Haris dan Muafaq menyuap Romi agar bisa duduk di jabatan mereka sekarang.

Nama Khofifah sempat disebut oleh Romi sebagai salah satu pihak yang ikut merekomendasikan Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim. Meskipun Gubernur Jatim itu membantah pernyataan Romi. Selain Khofifah, nama Kiai Asep Saifuddin Chalim, juga disebut Romi.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA