Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Ini Sikap Pemuda Muhammadiyah Atas Kasus Bachtiar Nasir

Rabu 08 Mei 2019 15:39 WIB

Rep: Fuji E Permana/Amri/ Red: Teguh Firmansyah

Ustaz Bachtiar Nasir (tengah).

Ustaz Bachtiar Nasir (tengah).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Pemuda Muhammadiyah meminta Polri untuk lebih memperhatikan keadilan rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi telah menetapkan Ustaz Bahctiar Nasir sebagai tersangka kasus pencucian uang. Namun penetapan Bachtiar Nasir di tengah suhu politik yang memanas ini memicu  beragam spekulasi.

"Tidak bisa dinafikan bahwa UBN adalah salah satu tokoh penggerak aksi 212 yang belakangan mendukung salah satu paslon presiden," kata Ketua Umum Pimpinan  Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto melalui keterangan tertulis yang telah dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (8/5).

Karena itu, menurut Pemuda Muhammadiyah, siapapun yang melihat perkara tersebut akan menduga kuat bahwa perkara ini lebih kental urusan politiknya daripada penegakan hukum.

Ia berpendapat, Polri harus melihat bahwa hukum tidak selamanya harus dilihat dari perspektif kepastian hukum. Tetapi juga perspektif keadilan hukum yang dirasakan oleh masyarakat.

UBN, kata ia, telah memberikan klarifikasi bahwa rekening YKUS hanya dipinjam untuk pendanaan aksi umat dan telah disalurkan kepada yang seharusnya.  Sama sekali tidak terdapat niat dari yang bersangkutan untuk melakukan penipuan, penggelapan dan pencucian uang sebagaimana yang disangkakan.

"Oleh karena itu Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyatakan sikap, pertama, meminta kepada Polri untuk lebih memperhatikan perspektif rasa keadilan masyarakat dibanding pertimbangan lainnya dalam proses pemeriksaan terhadap UBN," ujarnya.

Baca Juga

Kedua, ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mengutamakan komunikasi dalam menghadapi perkara yang sedang dihadapi oleh UBN.

Ketiga, Pemuda Muhammadiyah menyatakan siap mendukung dan mengawal UBN dalam menghadapi perkara itu. Serta siap memfasilitasi pengacara-pengacara terbaik dari kader Pemuda Muhammadiyah untuk mengawal kasus UBN.

"Ikuti proses hukum," ujarnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA