Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Pengacara: Mengapa Eggi Mendadak Jadi Kena Pasal Makar?

Jumat 10 May 2019 14:15 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Eggi Sudjana.

Eggi Sudjana.

Foto: Republika/Arif Satrio Nugroho
Pitra menyebut Eggi Sudjana dilaporkan dengan tuduhan penghasutan, bukan makar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pitra Romadoni Nasution, kuasa hukum Eggi Sudjana mempertanyakan perubahan pasal yang disangkakan terhadap kliennya.

Menurut Pitra, pihak penyidik Polda Metro Jaya terlalu cepat menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar.

Baca Juga

"Karena kita ketahui bahwasanya laporan dari Suryanto tersebut yang menetapkan Eggi Sudjana bukanlah pasal makar, akan tetapi pasal 160 KUHP tentang menghasut atau penghasutan," kata Pitra yang ditemui seusai mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (10/5).

Pitra menilai konteks perkaranya sudah berbeda. Namun mengapa sampai di kepolisian, setelah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, pasalnya berubah.

Pitra juga menjelaskan bahwa makna people power yang dimaksud Eggi adalah protes terhadap kecurangan yang terjadi di KPU maupun Bawaslu, berupa unjuk rasa. Tidak ada satupun niat Eggi untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. "Ini kan unjuk rasa ke KPU dan Bawaslu, kecuali dia ke Istana Negara. Itu baru bermasalah," kata Pitra.

Selanjutnya, Eggi Sudjana akan kembali diundang untuk diperiksa sebagai tersangka pada hari Senin (13/5) mendatang.

Polisi menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka dengan Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA