Monday, 14 Syawwal 1440 / 17 June 2019

Monday, 14 Syawwal 1440 / 17 June 2019

Wiranto Beri Hormat Prabowo Jika Imbauannya Terwujud

Jumat 24 May 2019 08:56 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

Keterangan Pers Menkopolhukam. Menkopulhukam Wiranto saat memberikan keterangan pers tentang situasi keamanan terkait penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019, di Gedung Kemenko Polhukam, jakarta Pusat, Selasa (21/5).

Keterangan Pers Menkopolhukam. Menkopulhukam Wiranto saat memberikan keterangan pers tentang situasi keamanan terkait penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019, di Gedung Kemenko Polhukam, jakarta Pusat, Selasa (21/5).

Foto: Fakhri Hermansyah
Prabowo sempat meminta massa aksi untuk kembali ke kediaman masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto akan hormat kepada calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, jika yang dikatakannya pada video beberapa waktu lalu terwujud. Ia berharap para pendukung Prabowo mematuhi instruksi tersebut.

"Kalau itu dilaksanakan, saya hormat betul kepada beliau," kata Wiranto berdasarkan video yang diberikan oleh stafnya di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (24/5).

Baca Juga

Pada video tersebut, tampak Wiranto diwawancarai oleh beberapa orang sebelum melaksanakan sahur di kediamannya. Ia menyatakan sudah mengetahui pesan yang disampaikan oleh Prabowo melalui akun twitter-nya itu.

"Saya kira juga seiring dengan anjuran Pak Jokowi untuk membangun kerukunan, membangun kebersamaan dalam kehidupan berbangsa. Dan saya ingat juga Pak SBY juga berikan apresiasi itu," jelasnya.

Jika imbauan tersebut benar-benar dilaksanakan, Wiranto menilai, Prabowo dapat tercatat di dalam demokrasi Indonesia. Mantan Panglima ABRI itu juga mengingatkan, jika ternyata masih ada pendukungnya yang berniat melakukan aksi anarkis, maka yang paling bertanggung jawab untuk menghentikannya adalah Prabowo sendiri.

"Yang paling bertanggung jawab untuk menghentikan itu, hanya sang pemimpin, Pak Prabowo sendiri," tutur dia.

Karena itu, ia berharap para pendukung mantan prajuritnya itu mematuhi imbauan tersebut. Menurutnya, hal itu akan dapat membangun suasana damai dan tenang di Indonesia, terutama pada bulan suci Ramadan ini.

"Mari kita doakan kepada Allah SWT agar yang terjadi adalah yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Itu kita harapkan semua," kata Wiranto.

Sebelumnya, saat kericuhan berlangsung di sekitar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Thamrin, Jakarta Pusat, Prabowo meminta massa aksi untuk kembali ke kediaman masing-masing. Ia juga mengingatkan mereka untuk menghindari tindakan yang berada di luar hukum.

"Saya mohon supaya saudara-saudara kembalilah ke tempat istirahatmu masing-masing. Hindari setiap tindakan di luar hukum, kemudian selalu mengalah dan selalu patuh kepada ketentuan hukum," ujar Prabowo melalui video yang disebarkan melalui akun twitternya, Rabu (22/5) tengah malam.

Imbauan tersebut ia tujukan kepada para pendukungnya yang tengah menyampaikan aspirasi di Jakarta. Kepada mereka Prabowo memohon agar selalu bertindak arif, sabar, dan selalu menghindari kekerasan. Aksi damai, kata dia, sebaiknya bisa diakhiri dengan istirahat untuk menjalani ibadah puasa ke depan.

"Saya kira aksi-aksi walaupun damai sebaiknya bisa berakhir untuk istirahat untuk kita menghadapi besok untuk sahur dan melanjutkan ibadah kita," jelasnya.

Mantan komandan Jenderal Kopassus itu juga meminta mereka untuk mempercayainya. Mereka diminta untuk percaya, Prabowo dan kolega sedang berjuang melalui semua jalur-jalur hukum dan sesuai dengan konstitusi.

"Kita harus ingat kepentingan rakyat banyak, untuk itu saya mohon saudara-saudara selalu tenang, bersikap sabar," kata dia.

Selain kepada pendukungnya, ia juga berpesan kepada aparat keamanan. Ia memohon kepada aparat keamanan untuk dapat arif menahan diri selama melakukan tugasnya mengamankan aksi tersebut.

"Sebaliknya juga saya mohon kepada aparat untuk arif menahan diri, kita semua mencari solusi yang terbaik untuk bangsa. Terima kasih," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA