Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Amnesty Duga Oknum Brimob Lakukan Penyiksaan di Kampung Bali

Selasa 25 Jun 2019 17:07 WIB

Red: Ratna Puspita

Aksi 22 Mei. Sejumlah massa membakar ban di tengah jalan Kemanggisan Utama, Slipi Jaya, Jakarta, Kamis (23/5).

Aksi 22 Mei. Sejumlah massa membakar ban di tengah jalan Kemanggisan Utama, Slipi Jaya, Jakarta, Kamis (23/5).

Foto: Fakhri Hermansyah
Amnesty menginvestigasi pascavideo personel Brimob melakukan penyiksaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  amnesty international indonesia mengungkap dugaan oknum personel Brigade Mobile ( brimob ) melakukan penangkapan dan penyiksaan terhadap demonstran serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi kericuhan. Salah satunya Kampung Bali, Jakarta Pusat pada 21-23 Mei 2019.

Baca Juga

Peneliti Amnesty International Indonesia Papang Hidayat mengatakan pihaknya turun ke lapangan untuk melakukan investigasi setelah video belasan personel Brimob melakukan penyiksaan di Kampung Bali pada 23 Mei 2019 viral. "Kami mengindetifikasi ada lima, paling sedikit empat, jadi ada empat korban lainnya di Kampung Bali pada saat bersamaan. Ini kejadian di situ sekitar pukul 05.30 WIB ada personel Brimob yang memaksa masuk dibukain pintu oleh petugas parkir," kata Papang di Jakarta, Selasa (25/6).

Pada 23 Mei pagi itu, personel Brimob melakukan penyisiran dan memerintahkan pagar lahan parkir yang dikunci dari dalam untuk dibuka. Menurut Papang, para saksi menuturkan terdapat banyak orang melakukan pelemparan batu dari dalam lahan parkir itu.

Akan tetapi, para personel tidak hanya melakukan penyiksaan terhadap pelaku pelempar batu, melainkan juga warga sekitar yang sedang keluar rumah. Para korban disebutnya mengalami lebam serta luka di kepala.

"Aparat kepolisian Brimob itu tidak bisa memilah mana orang yang melakukan kekerasan dan mana yang tidak. Ini kejadian tidak cuma di Kampung Bali," ucap Papang yang juga menampilkan video-video aparat Brimob melakukan kekerasan terhadap orang yang ditangkap, padahal sudah tidak melakukan perlawanan.

Amnesty International Indonesia pun telah melakukan verifikasi metadata dan keaslian video yang didapat dan mewawancarai sejumlah saksi. Selain video dugaan penyiksaan di Kampung Bali, terdapat pula video yang menunjukkan penyiksaan aparat terhadap orang yang ditangkap meski tidak melawan di daerah Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA