Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Puan Klaim Kesejahteraan Meningkat di Pemerintahan Jokowi

Sabtu 10 Nov 2018 19:04 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani.

Foto: kemenko pmk
Angka kemiskinan menurun hingga saru digit.

REPUBLIKA.CO.ID, SURAKARTA -- Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani mengatakan pemerintah sangat berpihak kepada masyarakat tidak mampu. Menurutnya, berbagai kebijakan dan program Pemerintahan Presiden Joko Widodo terus dilaksanakan di semua sektor dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

Puan  menegaskan selama pemerintahan Presiden Jokowi kesejahteraan masyarakat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari semakin menurunnya angka kemiskinan bahkan mencapai 1 digit. Penurunan angka kemiskinan, berdasarkan data, salah satunya karena faktor Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini memilih ibu-ibu sebagai penerima manfaat program karena lebih teliti dan  peduli dengan keluarga.

"Jadi manfaatkanlah uang yang ada itu untuk kebutuhan anak-anaknya. Inilah kesempatan untuk mensejahterakan keluarga. Insya Allah kedepannya terus ada sampai ibu-ibu mandiri," ujar dia, saat menjadi pembicara dalam Dialog Nasional Indonesia Maju, di Diamond Solo Convention Center, Surakarta, Sabtu pagi (10/11).

photo

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani.

Puan merinci, penerima PKH meningkat dari 2,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM)  pada tahun 2012 menjadi 10 juta pada 2018. Pada tahun 2019 akan naik menjadi 15,5 juta KPM.

"Selain itu ada juga tambahan dengan  pola Bantuan Bersyarat. Syaratnya akan diberikan jika penerima PKH sudah membuat usaha dan ingin mandiri," paparnya.

Begitu pula dengan penerima KIP meningkat dari 11 juta pada 2014 menjadi 19,7 juta pada 2018. Selain itu, penerima KIS juga meningkat dari 86,4 juta pada 2014 menjadi 92,4 Juta pada 2018.

"Biasanya penerima PKH juga menerima KIP. Awalnya hanya 11 juta kini menjadi 19,7 juta plus anak yatim piatu dan anak-anak di pesantren dan madrasah Memang belum bisa menjangkau semua anak Indonesia. Namun setiap tahun ada peningkatan dengan target semua anak berpendikan minimal 12 tahun," kata dia..

Puan juga memaparkan Indonesia telah sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Asian Games 2018. Indonesia berada di peringkat 4, dengan medali emas 31. Di Asian Para Games 2018 Indonesia berada diperingkat 5, dengan medali emas 37. Prestasi tertinggi selama keikut sertaaan Indonesia dalam Asian Games dan Asian Para Games.

Kesuksesan  pelaksanaan Asian Games dan Asian Para Games di era pemerintahan presiden Jokowi memberi dampak positif tumbuhnya olahraga di Indonesia. Bahkan banyak negara yang menanyakan bagaimana Indonesia itu bisa sukses  Asian Games dan Asian Para Games.

"Satu acara besar yang menyatukan kita sebagai satu Indonesia. Di situlah bukti  rasa nasionalisme, rasa cinta  kita pada Indonesia," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA