Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Kontainer Pendingin untuk Jenazah Didatangkan ke Pandeglang

Selasa 25 Dec 2018 21:37 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Kondisi lokasi wisata Beach Club, Kampung Tanjung Lesung, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Selasa (25/12)

Kondisi lokasi wisata Beach Club, Kampung Tanjung Lesung, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Selasa (25/12)

Foto: Republika/Ijal Rosikhul Ilmi
Kemenkes siap tambah kontainer pendingin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kontainer pendingin untuk jenazah didatangkan ke Pandeglang. Kontainer pendingin ini membantu menampung jenazah sebab sempat terjadi penumpukan di rumah sakit.

Hingga hari keempat pasca bencana Tsunami Selat Sunda, jumlah korban terus bertambah. Berdasarkan data BNPB, pada Selasa sore pukul 17.00 WIB, korban meninggal dunia telah mencapai 409 jiwa. Sebanyak 299 korban ditemukan di wilayah Banten dan sisanya 110 jiwa di Provinsi Lampung.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Sonny Harry B Harmadi menjelaskan pemerintah akan selalu memastikan penanganan korban dampak bencana dapat berjalan dengan baik. “Ibu Menko minta agar penanganan seluruh korban dampak bencana, termasuk jenazah, harus sebaik mungkin," kata Sonny.

Merespons keterbatasan alat pendingin untuk jenazah di RSUD Berkah Pandeglang dan terus bertambahnya jumlah korban yang ditemukan, Kementerian Kesehatan hari Senin sore telah mengirimkan 1 unit kontainer pendingin untuk jenazah.

Menurut Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto setiap jenazah yang masuk ke rumah sakit akan diidentifikasi terlebih dahulu oleh Tim DVI Polri. Setelah teridentifikasi, jenazah dapat diserahkan ke keluarga korban.

“Melihat kebutuhan yang ada, kami kemarin siang berkoordinasi dengan Tim DVI Polri, mengirimkan kontainer pendingin untuk jenazah dari Jakarta ke Pandeglang. Namun perlu dipahami bahwa pengangkutan kontainer membutuhkan proses dan waktu karena diangkut dengan truk trailer," kata Ahmad Yurianto.

Pihak Kemenkes sendiri sudah siap untuk segera mengirimkan kembali kontainer dimaksud, jika kebutuhannya lebih besar dari kapasitas saat ini. Satu unit kontainer yang telah ada dapat menampung 50 jenazah.

"Hingga sore tadi tersisa 20 jenazah yang belum teridentifikasi dan 4 jenazah teridentifikasi namun belum diambil keluarga. Kami akan cek segera tambahan jenazah malam ini, jika melampaui kapasitas 50 jenazah, kami akan segera koordinasi dengan Kepala RSUD dan Tim DVI Polri untuk memesan kontainer pendingin tambahan,” kata Yuri.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA