Sabtu, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Sabtu, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

'Saya Tegaskan Sama Kamu, Ahok Mendukung Lokalisasi'

Rabu 02 Mar 2016 05:34 WIB

Rep: C33/ Red: Erik Purnama Putra

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Foto: Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pernah mengatakan, surga dunia berada di lantai tujuh Hotel Alexis, Jakarta Utara. Hal itu diutarakan Ahok menyikapi pernyataan Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana terkait adanya praktik prostitusi di Alexis.

Sebelumnya, Ahok mengaku pembongkaran kawasan Kalijodo terkait adanya prostitusi, meskipun pada akhirnya ia menyatakan penggusuran itu untuk mengubah lahan yang diduduki warga menjadi ruang terbuka hijau.

"Saya gak pernah bilang ada penggusuran Alexis, dan saya tegaskan sama kamu, saya pendukung lokalisasi. Makanya, saya tanya sama kamu, saya mendukung lokalisasi?" kata Ahok menjawab pertanyaan wartawan di Balai Kota Jakarta, Selasa (1/3).

Ahok mengaku, secara pribadi sangat setuju dengan keberadaan kawasan khusus prostitusi. Namun, ia sadar konstitusi negara ini tidak mendukung adanya legalisasi prostitusi. "Kamu catat baik-baik, Ahok mendukung lokalisasi cuma sayangnya aturan kita tidak mendukung. Itu masalahnya," kata mantan bupati Belitung Timur itu.

Menurut Ahok, pihaknya tidak bisa seenaknya menutup izin hotel gara-gara adanya prostitusi. Dia menyatakan, kalau ada orang terlibat prostitusi, itu salah orangnya.

"Sekarang saya tanya, hotel ketemu ada orang melacurkan diri hotelnya ditutup gak? Enggak! Di rumah bisa selingkuh gak? Di kantor bisa selingkuh gak? Selingkuh sama main pelacur lebih baik mana? Mungkin masih lebih baik melacur gak ngerusak keluarga orang. Tapi, dua-dua berdosa gak? Dosa! Urusan dosa masuk neraka, masuk surga, bukan urusan saya, urusan Tuhan!"

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA