Rabu, 16 Syawwal 1440 / 19 Juni 2019

Rabu, 16 Syawwal 1440 / 19 Juni 2019

Jakarta Rencanakan Pengadaan Jalur Sepeda

Rabu 14 Feb 2018 14:18 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Indira Rezkisari

Pengguna sepeda melintasi salah satu jalur sepeda di Jakarta.

Pengguna sepeda melintasi salah satu jalur sepeda di Jakarta.

Foto: dok Republika
Jalur sepeda nantinya bisa dihubungkan dengan TOD Sudirman, Thamrin, Dukuh Atas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki rencana pembangunan jalur sepeda. Menurut Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Sigit Widjatmoko, hal itu sudah termasuk dalam rencana induk transportasi yang dimiliki pihaknya.

"Jalur sepeda kita ada di 26 kilometer yang sudah terbangun di DKI Jakarta meskipun masih tersebar. Oleh karenanya tugas kami Dishub di 2018 ini menyelesaikan rencana induk tranportasi di mana pembangunan jalur sepeda juga merupakan bagian dari rencana induk tersebut," kata Sigit, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/2).

Ia mengatakan, jalur sepeda nantinya bisa dihubungkan di Transit Oriented Development (TOD) yang nantinya menghubungkan kawasan Sudirman, Thamrin, dan Dukuh Atas. Meskipun demikian, saat ini hal tersebut masih perlu disusun lebih jauh.

"Hampir semua pembangunan angkutan massal memohon adanya titik TOD. Apakah ini bisa kita klasifikasikan sebagai TOD ini, sementara di RDTR (Raperda Rencana Detail Tata Ruang)kan hanya sembilan titik. Nah ini kita juga rumuskan bersama sehingga pola pembangunan transport dan ruangnya bisa terintegrasi dan ini termasuk pembangunan jalur sepeda," lanjut dia.

Menurut Sigit, sebuah TOD juga harus menyediakan fasilitas non-motoris. Fasilitas non-motoris ini misalnya adalah pedestrian ataupun jalan bagi pengguna sepeda.

Saat ini, ia menambahkan, jalur untuk sepeda terpanjang di Jakarta ada di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) yang sepanjang 17 kilometer. Terkait bagaimana selanjutnya jalur sepeda, ia mengatakan masih belum bisa memberikan gambaran. "Target dari rencana induk belum karena kita bicaranya kan sekarang hampir semua pembangunan angkutan massal," tambah dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA