Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

2.981 Personel Gabungan Amankan Debat Capres 2019

Ahad 17 Feb 2019 17:29 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Andi Nur Aminah

Pasukan pengamanan gabungan yang sedang berjaga (ilustarsi)

Pasukan pengamanan gabungan yang sedang berjaga (ilustarsi)

Foto: Rakhmawaty La'lang/Republika
Personel disebar dalam tiga ring yang telah dipetakan oleh perwira pengendali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan, TNI dan Polri mengerahkan personel gabungan sebanyak 2.981 orang, untuk mengamankan jalannya debat Capres 2019. Hal ini ia sebutkan usai melaksanakan apel di Lapangan JCC, Jakarta Pusat, dimana apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Slamet Hadi.

“Pada pelaksanaan apel, jumlah pengamanan yang dilibatkan dari unsur TNI, Polda Metro Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta berjumlah 2.981 orang, yang terbagi di beberap titik yang sudah terplot,” kata Harry di Lapangan JCC, Jakarta Pusat, Ahad (17/2).

Baca Juga

Personel disebar dalam tiga ring yang telah dipetakan oleh perwira pengendali. Seluruh anggota TNI dan Polri yang dikerahkan, diposisikan di ring pertama yakni di sekitar pelaksanaan debat Capres di dalam area Hotel Sultan.

Kemudian personel lainnya disebar juga di ring dua yakni di luar area Hotel Sultan, serta di ring tiga yakni di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), Istora Senayan, dan di Parkir Timur Senayan. “Di Parkir Timur ini kita menempatkan personel dimana ini dilaksanakan kegiatan nonton bareng yang disediakan oleh KPU. Dalam pelaksanaannya akan dibagi dua, yakni pendukung paslon No 1 ada di sisi utara dan paslon No 2 di sisi selatan,” jelas dia.

Kegiatan pengamanan yang pertama yakni akan disiagakan pada saat debat dimulai yakni sekitar pukul 20.00 WIB hingga seterusnya. Sementara untuk pengalihan arus, semua masih mengikuti situasi di lapangan. Hingga saat ini, pengalihan arus belum diperlukan. “Setelah ini (apel) pasukan akan menempatkan insert di tempat-tempat pengamanan, untuk memantau situasi yang ada di lapangan,” kata Harry.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA