Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Monday, 22 Ramadhan 1440 / 27 May 2019

Bekasi Alokasikan Dana Perbaikan Truk Sampah DKI

Senin 03 Nov 2014 05:41 WIB

Red: Indira Rezkisari

Petugas kebersihan melintas diantara kendaraan truk sampah saat acara peluncuran program peremajaan truk pengangkut sampah di Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (11/12).     (Republika/Prayogi)

Petugas kebersihan melintas diantara kendaraan truk sampah saat acara peluncuran program peremajaan truk pengangkut sampah di Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (11/12). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI --  Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, segera mengalokasikan dana perbaikan untuk sejumlah truk sampah hibah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Anggarannya belum ada, nanti kita lihat dulu kondisi truknya bagaimana. Kalau pada bolong kan rekondisi nya perlu dilas dan sebagainya," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Ahad (2/11).

Hal tersebut diungkapkan Rahmat menyusul adanya izin pemberian truk sampah dari Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab Ahok untuk dimanfaatkan oleh Pemkot Bekasi pekan lalu. "Pak Ahok sudah bilang ke saya, sekarang ini tinggal bawa saja (truk sampah). Kapan saja Pemkot Bekasi bisa bawa, silahkan dibawa," ujarnya.

Namun demikian Rahmat belum dapat merinci jumlah pasti truk sampah yang akan dihibahkan kepada Kota Bekasi. "Yang jelas begini, Pemprov DKI beli truk baru sekitar 250 unit. Kalau besok ada 100 unit yang mau dihibahkan, ya kita ambil semuanya, tapi kalau ada 25 unit, ya kita bawa 25," ujarnya.

Bila truk tersebut kondisinya hanya 50 persen, kata dia, pihaknya menyatakan kesanggupannya untuk mengalokasikan dana perbaikan pada 2015 sesuai kebutuhan. "Kalaupun re-kondisi, seumpamanya Rp 20 juta untuk satu truk, seperti perbaikan baknya, mesin, satu dan lain hal, kita akan siapkan," katanya.

Dikatakan Rahmat, truk hasil hibah itu rencananya akan ditempatkan di sejumlah kantong sampah yang lokasinya paling dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir Sumurbatu.

"Kalau DKI pakai truk sampah itu bisa 40 hingga 50 kilometer sampai di Bantargebang, tapi kalau kita paling 10 hingga 15 kilometer. Jadi masih layak dipakai," katanya.

Sejumlah lokasi yang dianggap berdekatan dengan TPA Sumurbatu di antaranya Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Jatisampurna, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Rawalumbu, dan Kecamatan Bantargebang. "Nanti armadanya akan kita operasikan di kawasan yang letaknya paling dekat dengan TPA," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA