Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Ini Kronologi Tewasnya Sopir Express Group di Gatot Subroto

Senin 01 Feb 2016 18:12 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Teguh Firmansyah

Taksi Express

Taksi Express

Foto: www.expressgroup.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Express Group membenarkan kematian sopir taksinya di kawasan Gatot Suboto (Gatsu) Jakarta Selatan pada jumat (29/1) pukul 06.30 WIB. Sopir taksi Express, tersebut bernama Suradi, nomor pintu EB 0143. Ini berdasarkan pengecekan ke lokasi kejadian dan mencari fakta melalui tim LAKA Express Group dan pihak kepolisian.

Humas PT Express Transindo Utama, selaku pengelola layanan taksi, Andi Hermawan turut menyesalkan insiden ini terjadi pada salah satu mitra pengemudinya. "Kami sangat berharap kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali kedepannya," ujar dia dalam surat tanggapan kepada Republika.co.id, Senin (1/2).

Ia menjelaskan kronologis hasil pengecekan di lokasi, kejadian berawal ketika pengemudi unit EB 0143 parkir di daerah Jalan Gatot Subroto, Jumat pagi. Seorang tukang sapu yang tidak diketahui namanya melapor ke petugas lalu lintas, menyampaikan ada pengemudi taksi Express yang parkir di daerah Gatot Subroto dengan keadaan unit tertutup dan kunci mobil masih berada di tempatnya.

Petugas lalu lintas kemudian melaporkan ke Polsek, untuk segera menghampiri lokasi kejadian. Memang benar ada pengemudi taksi Express dengan keadaan unit tertutup dan kunci mobil masih berada di dalam taksinya dan tidak sedang membawa penumpang.

Pada saat itu pihak kepolisian segera membuka pintu taksi tersebut, namun kondisi pengemudi sudah tidak bernyawa. Petugas kepolisian segera membawa jenazah pengemudi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan autopsi.

"Berkaitan dengan kasus ini, PT Express Transindo Utama selaku pengelola layanan taksi terkemuka selalu berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif, mendorong para karyawan untuk mencapai potensi penuh mereka dan menumbuhkan nilai bersama-sama," ujar Andi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA