Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

26 Remaja Geng Motor Jembatan Mampang Dibekuk Polisi

Selasa 26 Dec 2017 13:19 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Joko Sadewo

geng motor

geng motor

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 26 anggota geng motor yang diduga beraksi dalam penjarahan sebuah toko di Depok berhasil diringkus oleh pihak kepolisian. Mereka terbukti melakukan penjarahan di sebuah toko pakaian yang ada di Depok.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengungkapkan Polda Metro Jaya sudah bekerja cepat khususnya Polres Depok untuk melakukan penegakan hukum. Mereka teridentifikasi melakukan tindak pidana penjarahan.

"Jelas itu kalau penjarahan masuk kepada niat untuk memiliki barang yang bukan miliknya, pasal 363 atau 362 KUHP, kita lihat bagaimana mereka melakukan aksinya itu," kata Iqbal di Markas Besar Polri, Jakarta, Selasa (26/12).

Iqbal menambahkan, pada puluhan anggota yang diperkirakan masih remaja itu juga ditemukan sejumlah senjata tajam. Iqbal pun menegaskan, kepolisian akan terus melakukan penindakan tegas pada para perseonel geng motor yang melakukan tindakan meresahkan.

"Intinya geng motor itu akan kita sikat terus, Polda Metro Jaya, Kapolda sudah komitmen dan menyampaikan statemennya, kita akan tumpas geng motor itu," tegas Iqbal.

Sebelumnya, aksi penjarahan geng motor terekam dalam CCTV berdurasi 1 menit 27 detik yang sempat viral di kalangan warganet. Dalam video itu, terlihat seorang penjaga toko tengah mengelap manekin. Beberapa saat kemudian, puluhan orang dengan menggunakan sepeda motor mendatangi toko itu dan menjarah barang-barang yang ada di toko tersebut.

Para pelaku yang sebagian membawa senjata tajam langsung pergi menggunakan sepeda motor. Disinyalir geng motor tersebut merupaka geng 'Jepang' atau Jembatan Mampang yang kerap meresahkan masyarakat dalam aksinya bebrapa waktu belakangan.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA