Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Niat Baik Jadi Petaka, Cerita Kader Jumantik Dipukul Warga

Ahad 03 Feb 2019 21:13 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama para kader juru pemantau jentik (jumantik) Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad (3/2).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk pasien demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Ahad (3/2).

Foto:
Salah satu korban dipukul dan dibenturkan kepalanya hingga pingsan

Mendengar hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta menjenguk ketiga kader jumantik tersebut. Ia menyesalkan kejadian tersebut, seharusnya warga bersama-sama memberantas sarang nyamuk Aedes aegypti justru melakukan tindakan penganiayaan.

"Kejadian ini tiga orang korbannya. Tadi saya ketemu dengan semuanya. Mereka terlihat memar-memar. Ada yang terlihat memarnya di kepala karena dibenturkan," kata Anies, Ahad.

Kendati demikian, ia mengatakan, para petugas jumantik tetap semangat melaksanakan tugasnya. Anies pun mengimbau apabila ada sambutan atau perlakuan yang tidak baik terhadap kedatangan petugas jumantik, maka segera melapor. 

"Jadi kita ingin tunjukan kepada mereka bertiga bahwa kita mendukung, kita melindungi, dan ke depan semua jumantik terus semangat jangan khawatir menjalankan tugasnya," jelas Anies.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan kegiatan petugas jumantik tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2007 tentang pengendalian penyakit demam berdarah. Sehingga, pelaksanaannya sesuai dengan peraturan dan standar operasional prosedur (SOP). 

"Jadi sebenarnya sudah kuat posisi kader jumantik untuk melakukan tugasnya," jelas Widyastuti. 

Ia menjelaskan, jumantik merupakan bagian dari kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Menurutnya, dengan menjaga kebersihan dan menghilangkan jentik nyamuk lebih mudah daripada mengendalikan saat sudah menjadi nyamuk dewasa.

"Tentu kami prihatin, sekali lagi kami mengimbau kepada masyarakat ayo kita sama-sama karena enggak mungkin selesai cuma sama kader jumantik untuk memberantas DBD ini," kata Widyastuti.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA