Monday, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Monday, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Bupati Kepulauan Seribu Sampaikan Kebutuhan Warga ke Anies

Jumat 22 Mar 2019 11:46 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Andi Nur Aminah

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan

Foto: Republika/Mimi Kartika
Transportasi antarpulau, air bersih, pasokan listrik di antaranya yang disampoaikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas warga Kepulauan Seribu di depan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Anies menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kepulauan Seribu di kantor bupati, Pulau Pramuka, Jumat (22/3).

"Pak Gubernur, adapun yang menjadi tantangan atau yang merupakan hal yang masih sangat dibutuhkan di Kepulauan Seribu ini, pertama konektivitas antar pulau. Di 11 pulau penduduk khususnya belum terkoneksi secara transportasi yang reguler," ujar Husein dalam sambutannya.

Baca Juga

Ia melanjutkan, selain permasalahan transportasi antarpulau, kebutuhan air bersih juga masih kurang dari jumlah yang dibutuhkan warga. Kemudian, penanganan limbah dan sampah juga menjadi permasalahan di Kepulauan Seribu.

Termasuk, lanjut Husein, belum adanya grand design pembangunan Kepulauan Seribu. Ia juga menyebut, kebutuhan pokok untuk warga Kepulauan Seribu masih terhambat jarak. Sebab, kebutuhan masih didapatkan dari wilayah daratan Jakarta. "Transportasi masih sangat bergantung. Kemudian destinasi wisata di Kepulauan Seribu masih dikerahkan menjadi eco wisata bahari," kata Husein.

Ia juga mengatakan, pasokan listrik belum menjangkau wilayah Kepulauan Seribu khususnya pulau-pulau resort. Hal itu belum ditopang dengan sarana yang optimal seperti dermaga-dermaga dan perbankan.

Sementara itu, Anies mengatakan, beberapa permasalahan mendasar menjadi PR yang harus dituntaskan. Menurut dia, rencana pembangunan harus berkualitas agar semua masyarakat merasakan manfaat pertumbuhan pembangunan itu sendiri. "Ketika pembangunan itu merata maka dia disebut sebagai pembangunan berkualitas. Ketika pembangunan itu tidak merata maka pembangunan itu tidak berkualitas," kata Anies.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA