Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

5.132 Orang Ikut Pemilu Pakai Formulir A5 di Bekasi

Senin 15 Apr 2019 22:23 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Andi Nur Aminah

Warga antre untuk mengurus formulir A5 agar dapat melakukan pencoblosan pada Pemilu 2019 (ilustrasi)

Warga antre untuk mengurus formulir A5 agar dapat melakukan pencoblosan pada Pemilu 2019 (ilustrasi)

Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Formulir pindah memilih (A5) hanya diberikan bagi empat kategori pemohon.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pengurusan formulir A5 bagi warga pendatang yang ingin ikut mencoblos di daerah lain sudah ditutup sejak 10 April 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mencatat ada sebanyak 5.132 warga telah mengurus formulir A5.

Baca Juga

"Hingga hari terakhir pengurusan 10 April, kita mencatat ada sebanyak 5.132 DPTB (Daftar Pemilih Tambahan) yang masuk," kata Komisioner Divisi Data KPU Kota Bekasi, Pedro Purnama Kalangi, Senin (15/4).

Pedro menjelaskan, formulir pindah memilih tersebut hanya diberikan bagi empat kategori pemohon. Adapun kategori tersebut adalah pemohon yang sedang sakit, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan karena melakukan tindak pidana dan untuk orang yang sedang melakasanakan tugas pada hari pemungutan suara. "Mayoritas yang mengurus formulir A5 di sini itu adalah orang-orang dengan kategori ke empat," kata Pedro di ruangannya.

Meski demikian, Pedro mengaku masih terdapat sejumlah pemohon formulir A5 yang tidak dilayani oleh pihaknya. Hal itu karena para pemohon tersebut tidak melengkapi syarat-syarat untuk pindah pemilih.

"Kami tidak mencatat berapa banyak yang tidak memenuhi syarat, tapi mayoritas mereka karena tidak membawa bukti surat tugas, sehingga kami tidak bisa melayani permohonannya," papar Pedro.

Untuk surat suara bagi DPTb ini, Pedro mengatakan, akan digunakan surat suara dari yang dilebihkan di setiap TPS sebanyak dua persen. "Kalau misalkan di satu TPS tidak cukup surat suaranya, maka mereka akan diminta untuk mecoblos di TPS lain yang terdekat," kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA