Sunday, 14 Ramadhan 1440 / 19 May 2019

Sunday, 14 Ramadhan 1440 / 19 May 2019

Anies Melayat ke Rumah Korban Banjir

Jumat 26 Apr 2019 21:16 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Teguh Firmansyah

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Jumat (26/4) sore.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Jumat (26/4) sore.

Foto: Republika/Mimi Kartika
Imas meninggal akibat terseret arus sungai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, satu warga meninggal akibat banjir di Jakarta. Korban meninggal akibat terbawa arus. Ia pun telah melayat ke rumah duka,

"Jadi saya tadi melayat namanya Ibu Imas (48) beliau itu mencoba mengambil barang yang mengalir ke sungai. Termosnya kepegang, tapi alirannya kuat dan air di dalamnya juga akhirnya jatuh dan terbawa jatuh kedalam jembatan jadi di daerah Pulo Kebon Pala," ujar Anies di Pintu Air Manggarai, Jumat (26/4).

Baca Juga

Anies mengatakan, saat itu suaminya juga telah memberitahu sang istri untuk melepas barang tersebut. Akan tetapi, Imas justru terbawa arus sungai yang kuat.

Anies mengimbau kepada warga tidak mendekati arus sungai. Apabila melihat ada barang-barang, Anies mengatakan, jangan berusaha untuk mengambilnya di tengah-tengah arus yang deras.

"Jangan berusaha untuk mengambil barang di tengah-tengah arus yang deras. Seperti ini lebih baik pikirkan keselamatan. Itu yang tadi pagi terjadi jam sembilan," kata Anies.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, berdasarkan laporan Pusdalops BPBD DKI Jakarta, banjir menyebabkan dua korban jiwa yaitu Imas (48) dan Suyanto (70). Imas meninggal akibat kecelakaan terseret arus kali Ciliwung di Kelurahan Kebon Baru Jakarta Selatan.

"Suyanto (70) meninggal akibat serangan jantung di Kelurahan Bidara Cina Jakarta Timur," kata Sutopo dalam keterangan persnya, Jumat.

Selain itu, daerah terdampak banjir mencapai 32 titik banjir yaitu di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Jumat (26/4).

Sebanyak 285 KK dan 2.258 Jiwa mengungsi akibat banjir. Saat ini lokasi pengungsi berada di 12 titik lokasi yang terdiri dari dua titik lokasi di Jakarta Selatan dan 10 titik lokasi di Jakarta Timur.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA