Rabu, 23 Syawwal 1440 / 26 Juni 2019

Rabu, 23 Syawwal 1440 / 26 Juni 2019

Anies: Perbaikan Kerusakan Akibat Kerusuhan Capai Rp400 Juta

Senin 27 Mei 2019 10:53 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Esthi Maharani

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memantau pembersihan kawasan Jalan MH Thamrin pascademonstrasi 22 Mei, Kamis (23/5).

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memantau pembersihan kawasan Jalan MH Thamrin pascademonstrasi 22 Mei, Kamis (23/5).

Foto: Republika/Mimi Kartika
Anies: Perbaikan Kerusakan Akibat Kerusuhan Capai 400 Juta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, fasilitas umum seperti tanaman di taman dan pagar mengalami kerusakan akibat kerusuhan pada 22 Mei lalu. Apabila dirupiahkan, nilai perbaikan itu mencapai lebih dari Rp 400 juta.

"Kalau divaluasi seperti yang kemarin disampaikan. Rp 400-an juta. Pos-pos yang kemarin dirusak akan kita perbaiki," ujar Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melalui Dinas Kehutanan akan segera kembali menanam tanaman tersebut. Tumbuh-tumbuhannya sudah tersedia dan akan ditanam di taman-taman yang tersebar di lokasi kerusuhan.

Anies mengatakan, salah satunya di titik pusat demontrasi depan kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin. Akan tetapi, kata dia, perbaikan itu bukan hal yang harus diperbaiki secara total.

"Kerugian kerusakan taman dan pagar itu Rp 465 juta. Itu angka perbaikan, nilai perbaikannya Rp 465 juta. Kemudian itu yang biaya langsung terkena dari kejadian kemarin," kata Anies.

Sebab, Pemprov DKI memang sudah menyiapkan anggaran untuk penanaman kembali tanaman yang rusak. Sehingga pengerjaannya akan segera dilakukan tak perlu menunggu proses pencairan anggaran.

"Itu memang tanaman itu sudah disiapkan untuk dipasang lagi kebetulan baru kejadian dipasang lebih awal. Tapi anggaran sudah ada, sudah dialokasikan dan harus dipakai," jelas Anies.

Ia juga menambahkan, korban yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 34 orang. Dari jumlah secara keseluruhan akibat aksi kerusuhan pada 22 Mei sebanyak 737 orang per Kamis (23/5).

Anies merinci, sebanyak 93 orang mengalami luka non trauma dan 79 orang luka berat. Kemudian, 462 orang mengalami luka ringan dan 95 orang masih dalam pemeriksaan dan belum teridentifikasi luka yang dialami. Ditambah delapan orang meninggal dunia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA