Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Menkeu: Subsidi Tetap BBM Dimungkinkan Seperti Zaman Megawati

Jumat 12 Jul 2013 14:24 WIB

Rep: Aldian Wahyu Ramadhan/ Red: Nidia Zuraya

Muhamad Chatib Basri

Muhamad Chatib Basri

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Skema subsidi tetap (fixed subsidy) bahan bakar minyak (BBM) bisa saja diterapkan seperti sudah dijalankan semasa Megawati menjadi presiden. Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengungkapkan, selama pembahasan pengurangan subsidi dalam APBNP di Komisi XI DPR  dan Badan Anggaran, soal subsidi tetap juga sudah dibicarakan.

Menurut Chatib, pemerintah dan DPR pada prinsipnya sepakat untuk mengkaji kemungkinan penerapan subsidi tetap. Dia pun mencontohkan subsidi tetap. Misalnya sekarang harga minyak di pasar internasional sekitar Rp 9.000 per liter,  sedangkan harga domestik Rp 6.500, maka selisihnya Rp 2.500 disubsidi.

Jika harga internasional naik jadi Rp 10 ribu, maka BBM bersubsidi meningkat jadi Rp 7.500. Sebaliknya, bila harga dunia turun jadi Rp 8.000, BBM juga turun jadi Rp 5.500. "Skema fixed subsidy ini belum diputuskan, tapi masih terus dikaji," kata Chatib di Jakarta, Jumat (12/7).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA