Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Kompetisi La Liga Spanyol Kian Miskin Gol

Selasa 16 Okt 2018 08:00 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Striker Lionel Messi (kanan), dibayangi pemain Real Madrid Lucas Vazquez (kiri), pada pertandingan leg ke-2 Piala Super Spanyol antara Real Madrid vs Barcelona FC di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Kamis (17/8) pagi.

Striker Lionel Messi (kanan), dibayangi pemain Real Madrid Lucas Vazquez (kiri), pada pertandingan leg ke-2 Piala Super Spanyol antara Real Madrid vs Barcelona FC di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Kamis (17/8) pagi.

Foto: Francisco Seco/AP
Messi, dianggap tak mampu memberikan tingkat konsistensi yang diharapkan Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID,Oleh Anggoro Pramudya

Geliat kompetisi La Liga Spanyol musim 2018/2019 tak begitu semenarik musim-musim sebelumnya. Pasalnya, kompetisi paling bergengsi di Negeri Matador berjalan loyo dilihat dari rata-rata gol tercipta.

Selama delapan pekan, tercatat 196 gol tercipta. Itu menerangkan rata-rata kompetisi La Liga hanya menciptakan 24,5 gol per pekan. Catatan ini jadi yang terendah dalam 12 tahun terakhir.

Seperti dikutip Marca, Senin (15/10), jumlah itu menjadi paling buncit setelah delapan pekan sejak musim 2006/2007. Pada awal musim itu total catatan gol tercipta 189.

Beberapa pengamat menilai minimnya jumlah gol tak terlepas dari kontribusi tim-tim besar yang tengah paceklik. Barcelona dan Real Madrid yang kerap menyihir panggung lapangan hijau dalam satu dekade terakhir kini seperti dua klub medioker yang sedang mencari jati diri.

Torehan keduanya pun terbilang sangat rendah. Barcelona baru membukukan 19 gol, dibandingkan dua musim sebelumnya, capaian itu merosot tajam. Pada dua musim terakhir, hingga pekan kedelapan Lionel Messi dan rekan-rekan sukses mencatat 26 dan 24 gol.

photo
Cristiano Ronaldo berfoto 5 bola emas Ballon D'or miliknya di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (9/12) waktu setempat


Hal yang lebih menyedihkan adalah jawara Liga Champions tiga kali beruntun, Real Madrid. Sejak ditinggal mesin gol Cristiano Ronaldo, rata-rata gol El Real menurun dengan 12 gol. Jumlah itu terendah sejak 2004/2005 ketika Madrid hanya mengukir enam gol di delapan partai.

Megabintang asal Portugal merupakan alasan betapa klinisnya Madrid di depan gawang lawan selama memperkuat the Vikingos. Ia telah mencatat 65 gol dalam delapan pekan dari sembilan musim terakhir, rata-rata 7,2 gol tercipta per musim, sesuatu yang belum dicapai pemain lain.

Kini, Madrid tengah berjuang untuk menemukan ketajaman penyerang haus gol untuk mengisi hilangnya Ronaldo, sekaligus mengembalikan keganasan Madrid di lini depan. Sebab, saingan abadi CR7, Lionel Messi, dianggap tak mampu memberikan tingkat konsistensi yang diharapkan Barcelona musim ini yang bertujuan mempertahankan pamor La Liga.

Meski demikian, Presiden La Liga Javier Tebas mengaku tak merindukan Ronaldo, dalam arti olahraga atau pemasaran kompetisi tersebut. "Kami telah bekerja untuk membuat merek La Liga di atas salah satu pemain atau klub. Empat tahun lalu dia (Ronaldo) pergi akan mengkhawatirkan saya, dalam skala satu sampai sepuluh adalah empat atau bahkan tiga," ujar Tebas dikutip Daily Mail beberapa waktu lalu.

Masih dengan sumber yang sama, terlihat dari 30 musim divisi teratas Liga Spanyol yang diikuti 20 kesebelasan, hanya tujuh musim yang terlihat mencatat jumlah gol yang lebih sedikit setelah delapan pekan bergulir. Adapun jumlah terendahnya pada musim 1989/1990 saat seluruh tim mencatatkan total 176 gol saja pada periode itu.

Keringnya gol di kompetisi La Liga juga beriringan dengan lesunya empat penyerang lain, seperti Diego Costa (Atletico Madrid), Luis Suarez (Barcelona), Gareth Bale (Real Madrid), dan Karim Benzema (Real Madrid). Seperti kehilangan insting sebagai penyerang, para striker ini tak mampu mengeksekusi peluang depan gawang dengan baik.

Sementara untuk top skorer La Liga hingga pekan terakhir pemain Girona Cristhian Stuani masih memimpin di daftar teratas dengan delapan gol, disusul penyerang Sevilla yang tengah naik daun Andre Silva (7 gol), dan Lionel Messi (6 gol).


Jumlah gol tertinggi di La Liga (pekan kedelapan) dari musim ke musim

1 2016/2017  224 gol
2 2003/2004  231 gol
3 2012/2013  229 gol
4 2002/2003  228 gol
5 2013/2014, 1997/1998 225 gol
6 2017/2018  222 gol
7 2009/2010, 1999/2000 220 gol
8 2014/2015  217 gol
9 2000/2001  214 gol
10 2010/2011, 2007/2008, 1998/1999 208 gol

Sumber: Marca

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA