Sabtu, 20 Ramadhan 1440 / 25 Mei 2019

Sabtu, 20 Ramadhan 1440 / 25 Mei 2019

Pilpres Adu Prestasi Jokowi dan Pilpres Sejuk-Damai Prabowo

Sabtu 22 Sep 2018 10:06 WIB

Red: Didi Purwadi

Pengundian nomer urut Pilpres 2019 di KPU, Jakarta, Jumat (21/9) malam.

Pengundian nomer urut Pilpres 2019 di KPU, Jakarta, Jumat (21/9) malam.

Foto:
Jokowi-Ma'ruf dapat nomor urut 01, Prabowo-Sandi dapat nomor urut 02.

Pilpres Kontestasi Prestasi Jokowi

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat kesempatan pertama untuk memberikan pidatonya. Berikut beberapa poin yang dapat disimpulkan dari pidato Jokowi semalam.

• Jokowi mengajak semua pihak untuk menjalani kontestasi Pemilu 2019 secara sehat. ''Saya mengajak masyarakat mari jauhkan diri dari fitnah, saling mencemooh dan menjelekkan karena itu bukan nilai-nilai yang kita anut bersama,'' katanya saat berpidato usai melakukan pengundian nomor urut peserta Pemilu 2019 di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9) malam.

• Jokowi kemudian menyebut kontestasi pemilihan presiden dan wakil presiden itu memang memperebutkan kursi RI 1. Karena itu, ia ingin semua pihak mengikuti kontestasi Pemilu 2019 sebagai pesta demokrasi dengan tertib untuk kematangan berdemokrasi masyarakat Indonesia.

''Oleh karena itu, marilah dalam kontestasi ini kita beradu kontestasi program, kontestasi adu gagasan, rekam jejak dan prestasi,'' katanya.

• Jokowi berharap kontestasi Pemilu 2019 jangan sampai merusak silaturahim yang selama ini terjalin baik dalam masyarakat. Dia pun berharap komunikasi dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tetap harmonis.

''Saya masih bisa bertelepon dengan Pak Prabowo dan Pak Sandiaga karena mereka adalah kerabat saya sejak lama,'' kata Jokowi. ''Saya kenal dengan Pak Prabowo sudah lama, dengan Pak Sandiaga juga sudah lama.''

• Terakhir, Jokowi mengingatkan masyarakat tentang pentingnya memajukan Indonesia. Jokowi mengajak masyarakat Indonesia pantang menyerah membangun dalam bangsa.

"Memajukan negara banyak rintangan, perlawanan, tetapi kita tidak boleh menyerah.  Hanya ada satu pilihan, Indonesia maju,'' tegasnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA