Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Persib Bandung Mempertanyakan Beratnya Sanksi PSSI

Kamis 04 Oct 2018 08:47 WIB

Red: Elba Damhuri

Bobotoh alias pendukung Persib berjalan di depan mural Persib di Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/10).

Pelatih Persib Bandung Mario Gomez (kiri) dan penerjemah/asisten pelatih Persib Fernando Soler (kanan) di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (3/10).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Ada 14 hukuman diberikan Komdis PSSI, 10 di antaranya untuk Persib.

Senada dengan Rizky, Ketua Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) Asep Abdul juga memandang sanksi yang dijatuhkan terlalu berat dan merugikan timnya. "Sanksi ini terlalu berat dan tidak adil. Ini bukan efek jera," ujar Asep.

Kekecewaan juga diungkapkan pelatih Persib Mario Gomez. Pelatih asal Argentina itu mempertanyakan cara Komdis PSSI memutuskan sanksi terhadap sebuah tim. Gomez menilai sanksi dibuat atas kacamata Komdis PSSI dan tidak melihat dari segala aspek.

Gomez menilai Komdis PSSI tidak serius berbenah mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Gomez mengaku tengah berdiskusi dengan kolega dan pengacaranya karena ini adalah pengalaman pertamanya menghadapi sanksi berat untuk timnya selama berkecimpung di dunia sepak bola.

Gomez bercerita bagaimana komisi disiplin di negara lain menjalankan pekerjaannya. Dikatakannya, sebelum sanksi diputuskan, semua pihak yang berkaitan dimintai keterangan. "Selama 42 tahun di sepak bola, saya tidak pernah menemui hal seperti ini. Cuma di sini yang komdis seperti ini," katanya.

Persija legawa menerima sanksi dan hukuman dari Komdis PSSI. Manajer tim Macan Kemayoran Ardhi Tjahjoko meminta kepada semua tim Liga 1 2018 menjadikan putusan badan pengadil internal organisasi sebagai pelajaran bersama. 

"Sebagai pribadi dan manajer tim, saya menerima jika pemain saya ada yang salah juga mendapatkan hukuman," kata Ardhi, seperti dikutip dari laman resmi Persija.

Ardhi menegaskan, manajemen tim tidak akan melawan putusan Komdis PSSI tersebut. "Saya juga memastikan tim tidak akan melakukan banding. Ini harus diingat sebagai pelajaran,” ujarnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta sanksi yang ditetapkan Komdis PSSI terkait korban suporter meninggal dalam pertandingan sepak bola juga berlaku bagi semua klub yang melakukan pelanggaran yang sama. 

(antara ed: citra listya rini)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA